MAKASSAR—Pemerintah Kota Makassar mempertegas langkah membenahi sistem penerimaan siswa baru agar lebih transparan, adil, dan merata. Melalui integrasi sistem, proses seleksi ditegaskan berlangsung terbuka dan akuntabel, tanpa celah praktik yang merugikan calon peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Achi, menyebut kebijakan ini menjadi kunci memastikan setiap anak memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses pendidikan. Sistem yang terintegrasi diharapkan mampu meminimalkan potensi kecurangan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik.
Di saat bersamaan, Pemkot Makassar juga menggerakkan program pengukuhan relawan Tim Aksi Pengembalian Anak Tidak Sekolah (ATS). Program ini menyasar anak-anak putus sekolah agar bisa kembali ke bangku pendidikan melalui pendekatan kolaboratif.
Menurut Achi, keterlibatan komunitas dan berbagai lembaga menjadi faktor krusial dalam menekan angka anak tidak sekolah. Sinergi lintas sektor diyakini mampu menjangkau kelompok rentan yang selama ini luput dari sistem pendidikan formal.
“Tidak boleh ada satu pun anak di Makassar yang kehilangan haknya untuk bersekolah,” tegasnya.
Momentum peringatan Hardiknas 2026 turut dimanfaatkan untuk memberikan penghargaan kepada insan pendidikan dan mitra strategis. Apresiasi diberikan kepada sekolah, siswa, dan guru berprestasi, serta pihak yang berkontribusi dalam pengembangan ekosistem pendidikan.
Achi menilai penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pengakuan atas peran guru sebagai garda terdepan pendidikan. Sekaligus, langkah ini diharapkan memantik semangat kolaborasi yang lebih luas.
Tak berhenti di situ, Pemkot Makassar juga menyerahkan beasiswa penyelesaian studi bagi guru dan tenaga kependidikan. Program ini menjadi investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan.
“Kami ingin tenaga pendidik terus berkembang agar mampu menghadirkan pendidikan yang lebih berkualitas,” ujarnya.
Achi menegaskan seluruh program tersebut dibangun di atas semangat kolaborasi multipihak. Dinas Pendidikan berkomitmen menghadirkan inovasi berkelanjutan demi pemerataan akses dan kualitas pendidikan, sekaligus mencetak generasi unggul di Kota Makassar. (Ag4ys)













