MAKASSAR—Pasar mobil bekas di Indonesia masih memberi tempat khusus bagi sedan kompak era 2000-an. Di antara banyak pilihan, nama Hyundai Accent, Toyota Vios, dan Honda City menjadi tiga model yang paling sering dibandingkan pemburu sedan murah.
Ketiganya hadir dengan karakter berbeda. Namun satu kesamaan yang membuat mobil-mobil ini tetap diminati adalah harga bekasnya yang kini semakin terjangkau, konsumsi BBM relatif irit, serta desain sedan yang dinilai masih elegan meski usianya sudah lebih dari dua dekade.
Di kelas harga Rp40 juta hingga Rp90 jutaan, Honda City dikenal sebagai pilihan bagi pencinta performa. Varian Type Z bermesin VTEC bahkan masih dianggap memiliki tenaga paling agresif di kelasnya. Mesin 1.5 liter VTEC milik City Type Z sudah hadir sejak tahun 2000 dan menjadi salah satu daya tarik utama sedan ini.
Sementara itu, Toyota Vios tampil sebagai rival paling “aman” untuk dipinang. Sedan ini terkenal bandel, irit bahan bakar, dan memiliki sparepart yang melimpah di pasaran. Tak sedikit pengguna menganggap Vios sebagai sedan harian paling minim drama, apalagi mobil ini juga lama digunakan sebagai armada taksi di Indonesia.
Berbeda dengan dua rival Jepangnya, Hyundai Accent justru menarik perhatian karena harga yang jauh lebih murah. Di pasar mobil bekas, Accent keluaran awal 2000-an bahkan sudah bisa ditemukan mulai belasan hingga puluhan juta rupiah. Meski begitu, sedan Korea ini punya tantangan tersendiri, terutama pada ketersediaan sparepart tertentu dan nilai jual kembali yang tidak sekuat Vios maupun City.
Dari sisi desain, Honda City dan Toyota Vios dinilai lebih modern untuk ukuran sedan lawas. City unggul lewat tampilan sporty khas Honda, sedangkan Vios membawa desain simpel namun tetap elegan. Accent sendiri lebih identik dengan desain membulat ala mobil Korea awal 2000-an.
Dalam urusan kenyamanan, Vios kerap unggul untuk penggunaan harian karena suspensinya cenderung empuk dan kabin cukup lega. Honda City menawarkan sensasi berkendara lebih agresif, terutama pada varian VTEC. Sedangkan Accent cocok bagi pengguna yang menginginkan sedan murah dengan fitur dasar yang cukup.
Persaingan ketiganya juga masih ramai dibahas komunitas otomotif dan forum mobil bekas. Banyak pengguna menganggap Vios sebagai pilihan paling rasional, sementara City lebih cocok untuk pengemudi yang mencari performa dan gaya.
Meski kini tren otomotif bergeser ke SUV dan MPV, trio sedan 2000-an ini tetap memiliki penggemar loyal. Dengan modal perawatan yang tepat, Accent, Vios, dan City masih mampu menjadi kendaraan harian yang nyaman sekaligus tampil berbeda di tengah dominasi mobil modern. (Ag4ys)













