WAJO—Suasana haru bercampur hangat menyelimuti malam ramah tamah mahasiswa KKN Angkatan 78 UIN Alauddin Makassar Posko 8 Desa Abbanuangnge, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, Sabtu malam (16/5/2026).
Kegiatan yang digelar di Posko 8 atau kediaman Kepala Desa Abbanuangnge itu menjadi penutup perjalanan pengabdian mahasiswa selama 45 hari bersama masyarakat desa.
Momen perpisahan tersebut berlangsung penuh keakraban dan emosional, dihadiri pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.
Sejak awal acara, nuansa kekeluargaan begitu terasa. Warga dan mahasiswa tampak larut dalam suasana kebersamaan yang selama ini terjalin selama program Kuliah Kerja Nyata berlangsung.
Kepala Desa Abbanuangnge, Hj. Nurcahaya, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa KKN yang dinilai aktif membantu masyarakat melalui berbagai program sosial dan edukasi di desa.
Ia menyebut kehadiran mahasiswa KKN bukan sekadar menjalankan program kampus, tetapi juga menghadirkan energi baru bagi masyarakat Desa Abbanuangnge.
“Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian adik-adik mahasiswa selama berada di desa kami. Semoga apa yang telah dilakukan menjadi amal baik dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Desa Posko 8 turut mengungkapkan rasa syukur atas dukungan penuh pemerintah desa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN berlangsung.
Menurutnya, hubungan yang terbangun selama lebih dari satu bulan itu telah melahirkan kedekatan layaknya keluarga sendiri.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN juga menyerahkan peta sebaran sarana dan prasarana Desa Abbanuangnge kepada pemerintah desa.
Peta itu diterima langsung oleh Kepala Desa sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pendataan dan pengembangan desa.
Malam ramah tamah semakin semarak dengan berbagai penampilan seni dari siswa sekolah dan mahasiswa KKN. Tari Mappadendang dan puisi berantai dari siswa SDN 104 Sabbang, serta Tari Wonderland Indonesia dari SD As’adiyah 08 Abbanuangnge berhasil menghibur masyarakat yang hadir.
Tak hanya itu, penampilan akustik dari mahasiswa KKN turut menambah hangat suasana malam. Kegiatan juga dirangkaikan dengan pemutaran video dokumenter yang menampilkan berbagai momen pengabdian, mulai dari program sosial, edukasi, hingga kebersamaan mahasiswa bersama warga desa.
Momen paling mengharukan terjadi saat para mahasiswa menyampaikan kesan dan pesan mereka di hadapan masyarakat. Satu per satu mahasiswa mengungkapkan rasa terima kasih kepada pemerintah desa dan warga yang telah menerima mereka dengan penuh kehangatan selama berada di Desa Abbanuangnge.
“Kami merasa seperti pulang ke rumah sendiri. Terima kasih kepada Ibu Kepala Desa dan seluruh masyarakat yang sudah menerima kami seperti keluarga,” ungkap salah satu mahasiswa dengan suara bergetar.
Acara kemudian ditutup dengan kuis berhadiah dan makan malam bersama. Tawa, canda, hingga haru menjadi penutup manis perjalanan pengabdian mahasiswa KKN 78 UIN Alauddin Makassar di Desa Abbanuangnge. (Cr/Ag4ys)
Citizen Reporter: Helmy Ahmed (Mahasisdan Fak. Saints dan Teknologi UINAM)
Artikel ini ditulis oleh Citizen Reporter. Isi dan gaya penulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Redaksi hanya melakukan penyuntingan seperlunya tanpa mengubah substansi.













