JAKARTA—Akuntansi selama ini identik dengan angka, laporan keuangan, dan pencatatan transaksi. Namun, perkembangan ilmu pengetahuan mendorong lahirnya perspektif baru yang menempatkan akuntansi tidak hanya sebagai alat hitung, tetapi juga bagian dari dinamika sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
Gagasan tersebut akan menjadi fokus dalam kegiatan “Inside The Book: Eko-Akunta-Nesia” yang digelar Tim Kerja Bedah Buku ICMA pada Minggu, 7 Juni 2026, secara daring melalui Zoom.
Forum akademik ini akan menghadirkan langsung penulis buku Eko-Akunta-Nesia, Dr. Muhammad Aras Prabowo, S.E., M.Ak., dosen dari Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia. Dalam kesempatan itu, ia akan memaparkan latar belakang penulisan buku, konsep utama, serta gagasan mengenai persilangan ekonomi, akuntansi, dan identitas ke-Indonesia-an.
Diskusi juga akan diperkaya oleh pandangan Prof. Dr. Dra. Lilik Purwanti, Guru Besar Universitas Brawijaya, yang akan memberikan telaah kritis terhadap isi buku dari perspektif perkembangan ilmu akuntansi kontemporer.
Sementara itu, jalannya diskusi akan dipandu oleh Asnawir dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi LPI Makassar.
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai relevansi akuntansi dalam menjawab berbagai persoalan sosial dan ekonomi Indonesia. Forum tersebut juga menjadi ruang dialog yang mempertemukan akademisi, praktisi, serta mahasiswa untuk mendiskusikan arah perkembangan ilmu akuntansi di masa depan.
Kegiatan akan berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai dan dapat diikuti secara gratis oleh masyarakat umum. Panitia mengundang kalangan akademik maupun praktisi yang tertarik pada pengembangan ilmu akuntansi untuk berpartisipasi dalam diskusi tersebut.
Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui formulir daring berikut: Formulir Pendaftaran Inside The Book: Eko-Akunta-Nesia. (Ag4ys)













