PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan NegeriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.BBM Disebut Aman, Mengapa Antrean Mengular?Sengketa Lahan Petani Laoli di Luwu Timur Masuk PTUN, Aktivitas di Objek Perkara Diminta DihentikanNew and Now Gaza, Saatnya Perisai Umat DibutuhkanKuliah Tamu Unhas Bahas AI Tepercaya untuk Inovasi KesehatanAntrean BBM Mengular, Wali Kota Makassar Tekan Pertamina Benahi Pelayanan SPBUDarurat Bencana Kebijakan, Selamatkan Negeri
DKI Jakarta

Banyak Gagal Beasiswa Bukan Karena Tidak Pintar, Ini Cara Menulis Esai agar Lolos

100
×

Banyak Gagal Beasiswa Bukan Karena Tidak Pintar, Ini Cara Menulis Esai agar Lolos

Sebarkan artikel ini
Dr. Muhammad Aras Prabowo
Dr. Muhammad Aras Prabowo

JAKARTA—Banyak peserta beasiswa dan proposal penelitian gagal bukan karena kurang pintar, melainkan karena keliru memahami persyaratan. Hal ini diungkapkan oleh Dr. Muhammad Aras Prabowo dalam “Kelas Proposal Penelitian” yang digelar Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) melalui ISNU Talent Pool Academy, Jumat (10/4/2026).

Dalam pemaparannya, Aras menegaskan bahwa kesalahan paling mendasar yang sering terjadi adalah kurangnya ketelitian peserta dalam membaca ketentuan program. Padahal, menurutnya, memahami kriteria, timeline, dan fokus program merupakan fondasi utama sebelum mulai menulis.

“Banyak yang gagal bukan karena tidak cerdas, tetapi karena tidak teliti membaca syarat. Ini yang sering diabaikan,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan bahwa esai bukan sekadar formalitas administratif, melainkan ruang untuk menunjukkan arah hidup dan kontribusi nyata. Esai yang kuat, kata dia, harus mampu menggambarkan siapa diri penulis, apa visinya, dan bagaimana rencana kontribusinya bagi Indonesia.

Aras juga mengingatkan pentingnya membangun benang merah antara latar belakang pendidikan, rencana studi, dan tujuan karier. Keterkaitan ini menjadi salah satu indikator utama dalam menilai kualitas esai maupun proposal penelitian.

Dari sisi teknis, ia membagikan sejumlah tips praktis agar esai lebih kompetitif. Di antaranya adalah menuliskan tujuan secara jelas, menggunakan pendekatan storytelling untuk menggambarkan pengalaman, serta menyusun rencana studi dan topik penelitian secara spesifik dan realistis.

“Jangan hanya bicara mimpi, tapi tunjukkan langkah konkret untuk menyelesaikan masalah di Indonesia,” tegasnya.

Ia juga menyoroti pentingnya struktur tulisan yang sistematis, penggunaan bahasa yang rapi, serta proses editing dan revisi. Menurutnya, tulisan yang baik lahir dari proses perbaikan yang berulang dan serius.

Melalui kelas ini, ISNU berharap dapat meningkatkan kapasitas peserta dalam menyusun proposal penelitian yang berkualitas, sekaligus mencetak generasi intelektual yang siap berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (Ag4ys)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com