SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menghadirkan inovasi digital melalui program SOBAT DATA Allakuang (Solusi Dashboard Data Allakuang) guna mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih modern, transparan, dan berbasis data.
Program tersebut digagas oleh mahasiswa Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unhas, Andi Firdaus M. Jaya, yang juga menjabat sebagai Koordinator Desa Allakuang. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Desa Allakuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (3/8/2026).
SOBAT DATA Allakuang lahir sebagai solusi atas sistem pencatatan data kependudukan desa yang selama ini masih dilakukan secara manual melalui buku rekapan. Kondisi tersebut dinilai menyulitkan perangkat desa dalam membaca, menganalisis, dan memanfaatkan data secara cepat untuk mendukung pengambilan kebijakan.
Melalui program ini, Andi Firdaus memperkenalkan dashboard kependudukan berbasis data terintegrasi yang menyajikan informasi dalam bentuk grafik dan visualisasi interaktif. Sistem tersebut terhubung langsung dengan Google Sheets sehingga data dapat diperbarui secara real time dan lebih mudah dipantau.
Pelaksanaan program diawali dengan sosialisasi mengenai pentingnya literasi data kepada perangkat desa, kemudian dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan dashboard. Dalam sesi tersebut, peserta diperlihatkan bagaimana data mentah kependudukan dapat diolah menjadi informasi visual yang lebih mudah dipahami untuk mendukung proses perencanaan dan pengambilan keputusan.
Dashboard kependudukan yang dikembangkan juga dapat diakses secara mudah oleh perangkat desa maupun masyarakat melalui pemindaian QR Code yang dipasang di Kantor Desa Allakuang. Akses digital ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi informasi serta mempermudah pelayanan berbasis data kepada masyarakat.

Andi Firdaus mengatakan, kehadiran SOBAT DATA Allakuang diharapkan dapat menjadi langkah awal transformasi digital di tingkat desa. Dengan pemanfaatan dashboard berbasis data terintegrasi, pemerintah desa dapat menyusun kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran berdasarkan kondisi riil masyarakat.
Melalui inovasi tersebut, Mahasiswa KKN Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Unhas berharap Desa Allakuang semakin adaptif terhadap pemanfaatan teknologi informasi, sehingga tata kelola pemerintahan menjadi lebih efisien, responsif, dan berbasis bukti (evidence-based policy). (Mp/Ag4ys)
Citizen Reporter: Ismail Alrip (Dosen FH Unhas)













