PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Magnifique Group Angkat Masa Depan Media dan AI di IdeaFestSulsel di Tengah Perebutan Investasi Indonesia Timur4 Tahun Makan Debu, Warga Bone Menangis Lihat Jalan Ujung Lamuru–Palattae Mulai MulusTim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM Paparkan Inovasi Baruga SIPAKATAU di PKP InternalModerasi di Rumah Sakit, Benarkah Menjamin Pelayanan yang Toleran?Abu Gunung Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Siaga Evakuasi dan Tangani Warga TerdampakPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Magnifique Group Angkat Masa Depan Media dan AI di IdeaFestSulsel di Tengah Perebutan Investasi Indonesia Timur4 Tahun Makan Debu, Warga Bone Menangis Lihat Jalan Ujung Lamuru–Palattae Mulai MulusTim PPK Ormawa BKMF SINAPSIS FIKK UNM Paparkan Inovasi Baruga SIPAKATAU di PKP InternalModerasi di Rumah Sakit, Benarkah Menjamin Pelayanan yang Toleran?Abu Gunung Anak Krakatau Meluas, Kapolri Perintahkan Polisi Siaga Evakuasi dan Tangani Warga Terdampak
News

Magnifique Group Angkat Masa Depan Media dan AI di IdeaFest

9
×

Magnifique Group Angkat Masa Depan Media dan AI di IdeaFest

Sebarkan artikel ini
1002134140
Magnifique Group menghadirkan dua sesi IdeaTalks di IdeaFest 2026 yang membahas masa depan media, kreativitas, dan kepercayaan terhadap AI di JICC, Senayan.

JAKARTA—Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mengubah cara manusia bekerja, mencari informasi, berkomunikasi, hingga menciptakan karya.

Fenomena tersebut dibahas Magnifique Group melalui dua sesi IdeaTalks pada IdeaFest 2026 yang berlangsung pada 4-6 September 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan.

Memasuki tahun keenamnya sebagai PR agency partner IdeaFest, Magnifique Group mengangkat dua perspektif terkait perkembangan AI, yakni “ReHumanizing Journalism: What Makes Media Matter in the Age of AI?” dan “In AI We Trust? Rethinking Strategy, Connection, and Creativity in The Age of AI”.

Magnifique Group merupakan 360° creative and visual communication agency yang bergerak di bidang PR, creative, digital, dan brand activation.

Sesi “ReHumanizing Journalism: What Makes Media Matter in the Age of AI?” membahas perubahan ekosistem media ketika AI semakin mampu menghasilkan, merangkum, dan mendistribusikan informasi dengan cepat.

Saat masyarakat dapat mencari jawaban melalui AI tanpa harus mengunjungi situs media, media profesional menghadapi pertanyaan baru mengenai relevansi dan perannya.

Melalui sesi ini, Jaka Darwis, Associate Director Magnifique Group, mengajak empat pemimpin media untuk membahas bagaimana media dapat tetap relevan di tengah perubahan tersebut.

Mereka adalah Antonius Tomy Trinugroho, Deputy Managing Editor Kompas Daily/Kompas.id; Mahardi Eka Putra, Editor in Chief KapanLagi.com; Sena Achari, Direktur Product Detikcom; serta Uni Lubis, Editor in Chief IDN Times.

1002134141
Magnifique Group menghadirkan dua sesi IdeaTalks di IdeaFest 2026 yang membahas masa depan media, kreativitas, dan kepercayaan terhadap AI di JICC, Senayan.

Diskusi tersebut mengeksplorasi pemanfaatan AI di media tanpa kehilangan fondasi jurnalisme, mulai dari human judgement, empati, dan etika hingga storytelling dan kredibilitas.

Salah satu pertanyaan utama yang dibawa dalam sesi ini adalah:

“Kalau AI sudah bisa menulis breaking news dalam hitungan detik, merangkum laporan panjang, bahkan menjawab pertanyaan tanpa membuka website media, mengapa masyarakat masih membutuhkan media profesional?”

Bagi Magnifique Group, perkembangan ini menunjukkan bahwa peran media tidak lagi hanya tentang menjadi yang pertama menyampaikan informasi, tetapi juga membantu publik memahami konteks, menentukan apa yang relevan, dan membangun kepercayaan terhadap informasi yang mereka konsumsi.

Perspektif tersebut juga relevan bagi industri komunikasi secara lebih luas, ketika teknologi memungkinkan pesan diproduksi dengan semakin cepat dan mudah.

Pada kelas kedua, AI dibahas dari perspektif proses berkarya dan hubungan dengan audiens.

Saat ini, AI tidak lagi hanya digunakan sebagai tool. Teknologi ini mulai mengambil peran sebagai sumber informasi, pemberi rekomendasi, hingga thinking partner yang turut memengaruhi cara manusia bekerja, berkarya, dan mengambil keputusan.

Melalui kelas yang dipandu Ayu Kartika, PR Lead Magnifique Group, Magnifique mempertemukan Edward Halim, Content Creator; Shahnaz Soehartono, Writer and Creator of Onlights; serta Nia Dinata, Director and Screenwriter of Berbagi Suami 2.0.

Kelas tersebut bertajuk “In AI We Trust? Rethinking Strategy, Connection, and Creativity in the Age of AI”.

Diskusi mengeksplorasi bagaimana kehadiran AI mulai mengubah proses manusia dalam menciptakan suatu karya, membangun kredibilitas, dan terhubung dengan audiens.

Di tengah teknologi yang semakin mampu menghasilkan berbagai bentuk output, kelas ini juga membuka satu pertanyaan besar:

“Apakah AI sedang menjadi “otoritas baru’’ dalam kehidupan kita?”

Magnifique mengajak audiens melihat bahwa manusia tetap memiliki peran dalam menentukan bagaimana suatu karya dapat diterima dan relevan dengan masyarakat luas.

Menjadikan AI sebagai teman berpikir bukan berarti menyerahkan seluruh pertimbangan kepada teknologi tersebut, melainkan memahami kapan AI dapat dipercaya dan kapan manusia perlu tetap menggunakan perspektif serta penilaiannya sendiri.

Melalui kedua sesi tersebut, Magnifique Group melihat bahwa AI akan terus berkembang dan menjadi bagian dari berbagai proses kerja, termasuk di industri media, komunikasi, dan kreatif.

Perkembangan tersebut membuat kemampuan manusia untuk berpikir kritis, memahami konteks, menentukan arah, membangun kredibilitas, serta menciptakan koneksi yang autentik semakin dibutuhkan.

Kedua sesi ini juga mencerminkan pendekatan Magnifique dalam melihat perubahan industri, yakni tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi mempertanyakan bagaimana teknologi dapat digunakan secara relevan dalam membangun komunikasi yang lebih bermakna bagi manusia.

Sebagai 360° creative and visual communication agency, Magnifique Group terus membuka ruang untuk mempertemukan berbagai perspektif dari industri komunikasi dan kreatif.

Di IdeaFest 2026, Magnifique membawa diskusi dari ruang media hingga proses kreatif untuk menjawab pertanyaan yang sama: di tengah dunia yang semakin didorong oleh teknologi, bagaimana kita memastikan manusia tetap menjadi pusat dari setiap ide, keputusan, dan koneksi. (*)

 

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Kirim Komentar

📢 Mohon utamakan adab, etika, dan sopan santun dalam berkomentar. Semua komentar akan melewati proses moderasi sebelum diterbitkan.

Konten dilindungi © Mediasulsel.com