MAKASSAR — Olympic of Statistics 2026 yang digelar Jurusan Statistika FMIPA Universitas Negeri Makassar (UNM) resmi berakhir. Ajang kompetisi statistik yang mempertemukan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia itu ditutup di Aula FMIPA UNM, Kampus Parangtambung, Makassar, Minggu, (20/9/2026).
Penutupan Olympic of Statistics 2026 berlangsung meriah dengan dihadiri Dekan FMIPA UNM, Ketua Jurusan Statistika FMIPA UNM, para ketua program studi, dewan juri, dosen, serta peserta dan finalis dari berbagai perguruan tinggi.
Sejumlah kampus dari luar Sulawesi Selatan turut ambil bagian, di antaranya Universitas Mulawarman dan Universitas Jogjakarta. Dari Sulawesi Selatan, kompetisi diikuti mahasiswa Universitas Hasanuddin (Unhas) dan tuan rumah UNM.
Dekan FMIPA UNM Prof. Suwardi Annas, Ph.D., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kompetisi. Ia menekankan pentingnya kemampuan mengolah dan memahami data di tengah perkembangan teknologi digital.
“Di era digital ini, data adalah minyak baru. Siapa yang menguasai data, dia menguasai dunia. Selamat kepada para juara, dan bagi yang belum juara, kompetisi ini adalah data pembelajaran untuk kemenangan di masa depan,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kompetisi statistik tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara. Ajang ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menguji kemampuan, mengasah ketelitian serta membangun pengalaman berkompetisi di bidang yang semakin dibutuhkan di era berbasis data.
Rangkaian penutupan juga diisi sambutan dari Ketua Panitia serta Ketua Jurusan Statistika FMIPA UNM. Keduanya menyampaikan apresiasi kepada peserta, dewan juri, dosen dan seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Olympic of Statistics 2026.
Suasana semakin meriah saat panitia mengumumkan para pemenang dari tiga cabang lomba. Para juara kemudian menerima penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih sepanjang kompetisi.
Tak hanya pengumuman pemenang, penutupan juga diramaikan pentas drama mahasiswa FMIPA UNM. Pertunjukan tersebut mengangkat kisah pertemuan dan perjalanan cinta singkat Prof. BJ Habibie dan Ainun Habibie.
Pentas drama tersebut mendapat sambutan antusias dari peserta dan undangan. Suasana aula yang sebelumnya dipenuhi nuansa kompetisi berubah menjadi lebih santai dan penuh keceriaan.
Kehadiran peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia turut memberikan warna tersendiri dalam Olympic of Statistics 2026. Selain menjadi arena adu kemampuan statistik, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi dan pertukaran pengalaman antarmahasiswa.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, Olympic of Statistics 2026 meninggalkan catatan penting bagi Jurusan Statistika FMIPA UNM dalam mendorong mahasiswa semakin akrab dengan dunia data sekaligus membangun budaya kompetisi akademik di tingkat nasional.(70n)













