MAKASSAR — Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Makassar terus mendorong peningkatan kualitas hunian warga melalui Sosialisasi Rumah Sehat dalam kegiatan Klinik Rumah Swadaya Tahun Anggaran 2026.
Kegiatan digelar di Novotel Makassar Grand Shayla, Senin (21/9/2026) tersebut diikuti warga penerima bantuan serta perwakilan RT dari sejumlah wilayah di Kota Makassar. Sosialisasi diarahkan untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya rumah yang sehat, aman, nyaman, dan layak huni.
Sekretaris Disperkim Makassar, Nurhidayat Sukardin, menjadi salah satu pemateri dengan membawakan materi Rumah Sederhana Sehat. Ia menjelaskan prinsip dasar hunian sehat serta sejumlah aspek yang perlu diperhatikan masyarakat dalam membangun maupun memelihara rumah.
Tak hanya soal kondisi bangunan, sosialisasi juga menyoroti pentingnya kebersihan dan lingkungan sekitar sebagai bagian dari kualitas hunian.
Ketua Pokja III TP PKK Kota Makassar, Erieka Novianti, turut memberikan materi terkait upaya mewujudkan rumah sehat melalui Gerakan Reharta Berseri. Program tersebut menekankan keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam menjaga kebersihan, kesehatan, serta penataan lingkungan rumah tangga.
Disperkim menilai pemahaman mengenai rumah sehat perlu diperluas hingga tingkat lingkungan. Karena itu, keterlibatan perwakilan RT diharapkan dapat membantu menyebarluaskan pengetahuan yang diperoleh kepada masyarakat di wilayah masing-masing.
Melalui Klinik Rumah Swadaya, pemerintah tidak hanya mendorong perbaikan fisik hunian, tetapi juga membangun kesadaran warga untuk menjaga dan meningkatkan kualitas rumah secara berkelanjutan.
Pengetahuan yang diperoleh para peserta diharapkan dapat diterapkan oleh penerima bantuan sekaligus diteruskan kepada warga lainnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendorong terwujudnya rumah sehat dan lingkungan permukiman yang lebih berkualitas di seluruh Kota Makassar. (70n)













