MAKASSAR — Rotasi besar terjadi di jajaran Polda Sulawesi Selatan. Lima kursi Kapolres berganti sekaligus, mulai Tana Toraja, Pelabuhan Makassar, Barru, Luwu Utara hingga Luwu Timur.
Pergantian tersebut resmi dilakukan dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro di Lapangan Apel Mapolda Sulsel, Kamis (24/9/2026).
Lima pejabat lama mendapat penugasan baru. Di saat bersamaan, lima perwira baru mengambil alih komando di wilayah masing-masing.
Di Polres Tana Toraja, AKBP Budi Hermawan menyerahkan jabatan kepada AKBP Arwansa. Budi selanjutnya bertugas sebagai Kasubbagminsindik Bagwassidik Rokorwas PPNS Bareskrim Polri. Arwansa sebelumnya menjabat Kasubdit 1 Ditreskrimsus Polda Jawa Barat.
Polres Pelabuhan Makassar juga memiliki komandan baru. AKBP Rise Sandiyantanti bergeser menjadi Irbin Itwasda Polda Jawa Timur. Posisinya kini diisi AKBP Kaisar Reman Sambo yang sebelumnya menjabat Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Bali.
Rotasi berikutnya terjadi di Polres Barru. AKBP Ananda Fauzi Harahap mendapat tugas baru sebagai Wadirintelkam Polda Sulsel. Kursi Kapolres Barru kemudian dipercayakan kepada AKBP Suryo Wibowo, yang sebelumnya menjabat Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda DIY.
Di Luwu Utara, AKBP Nugraha Pamungkas bergeser menjadi Wadirpolairud Polda Sulsel. Tongkat komando selanjutnya dipegang AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi, yang sebelumnya menjabat Kapolres Luwu Timur.
Sementara Luwu Timur mendapat Kapolres baru, AKBP Irwan Kurniadi. Perwira tersebut sebelumnya menjabat Kapolres Aceh Timur Polda Aceh.
Kapolda Sulsel meminta para pejabat baru segera membaca karakteristik wilayah tugasnya. Komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat juga menjadi perhatian dalam masa awal kepemimpinan mereka.
“Jadikan jabatan ini sebagai amanah dan laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta terus jaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” pesan Djuhandhani.
Rotasi lima Kapolres ini sekaligus menandai perubahan komando di lima wilayah hukum strategis Polda Sulsel. Kini, para pejabat baru dituntut segera beradaptasi dan menerjemahkan amanah tersebut dalam pengamanan serta pelayanan masyarakat di wilayah masing-masing. (4r5)













