MAKASSAR — Sebanyak 750 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, menerima bantuan pangan masing-masing berupa 30 kilogram beras untuk kebutuhan tiga bulan sekaligus.
Penyaluran bantuan berlangsung di GOR Sudiang, Jalan Pajaiyyang, Kecamatan Biringkanaya, Rabu (7/10/2026). Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam penyerahan bantuan tersebut.
Bantuan itu merupakan bagian dari program pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan menjaga daya beli di tengah dinamika ekonomi.
Setiap penerima memperoleh bantuan 10 kilogram beras per bulan untuk alokasi Oktober, November, dan Desember 2026. Penyalurannya dilakukan sekaligus sehingga masing-masing penerima menerima 30 kilogram beras.
Di Biringkanaya, bantuan tersebut disalurkan kepada warga dari 10 kelurahan. Jika dihitung berdasarkan alokasi 30 kilogram per penerima, total bantuan yang disiapkan untuk 750 KK mencapai 22,5 ton beras.
Bantuan juga menyasar pengemudi ojek online (ojol). Dalam kegiatan tersebut, paket beras premium turut diserahkan secara simbolis kepada para pengemudi ojol.
Gubernur Andi Sudirman mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Sulawesi Selatan. Menurutnya, bantuan pangan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya kelompok penerima yang masuk desil 1 hingga desil 4.
“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Menko Pangan atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Sulawesi Selatan,” ujar Andi Sudirman.
Ia menyebut pemerintah daerah juga mendapat arahan bahwa program bantuan pangan akan terus dilanjutkan, termasuk kemungkinan adanya tambahan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Tentu ini menjadi kabar baik bagi masyarakat yang membutuhkan. Semoga stimulus ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat, khususnya di tengah dinamika ekonomi global dan kondisi yang kita hadapi saat ini,” katanya.
Secara nasional, program bantuan pangan tersebut menyasar sekitar 33,24 juta penerima dengan kebutuhan sekitar 997 ribu ton beras untuk periode tiga bulan.
Menko Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga ketersediaan pangan.
“Jadi bantuan pangan yang 10 kilo untuk bulan Juli sampai September sudah selesai. Nah, hasil rapat dengan Kementan kita tambah lagi 30 kilo untuk periode Oktober hingga Desember,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia memastikan masyarakat penerima tidak perlu khawatir karena bantuan beras untuk tiga bulan tersebut kembali disalurkan secara sekaligus.(Y5l)













