MAKASSAR — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Selatan periode 2026–2031. Ia mendapat dukungan penuh dari 24 DPC kabupaten/kota se-Sulsel, jajaran pengurus DPD, hingga organisasi sayap partai.
Appi ditetapkan dalam Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) V DPD Partai Demokrat Sulsel di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat (23/10/2026) malam. Proses tersebut disaksikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Dengan hasil ini, Appi menggantikan Ni’matullah Erbe yang telah memimpin Demokrat Sulsel selama dua periode.
Penetapan tersebut mendapat sambutan langsung dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menyapa ratusan kader melalui sambungan Zoom.
“Pak Wali Kota Makassar, welcome to the club. Saya dengan Pak Appi setidaknya sudah tiga kali bertarung bersama, hari ini berbaju biru,” ujar AHY, disambut tepuk tangan para kader.
AHY menyinggung kedekatannya dengan Appi yang telah terjalin dalam tiga kali kontestasi Pemilihan Wali Kota Makassar. Kini, keduanya berada dalam partai yang sama.
Appi Siapkan Struktur Pengurus Baru
Usai terpilih, Appi menegaskan akan segera menyusun kepengurusan baru DPD Partai Demokrat Sulsel. DPP memberikan waktu 30 hari kepada Appi bersama tim formatur untuk merampungkan struktur organisasi.
Ketua Ikatan Alumni Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (IKA FH Unhas) itu menyebut penyusunan pengurus akan mengedepankan kriteria objektif dan kapasitas calon pengurus.
Menurutnya, pembentukan struktur baru menjadi langkah awal untuk memperkuat soliditas internal dan konsolidasi partai hingga tingkat kabupaten/kota.
“Penyusunan struktur baru ini menjadi langkah awal untuk membangun soliditas internal, memperkuat konsolidasi hingga akar rumput di tingkat kabupaten/kota, serta memastikan seluruh elemen partai bergerak dalam satu garis perjuangan,” ujar Appi.
Terpilihnya Appi menandai dimulainya kepemimpinan baru di tubuh Demokrat Sulsel. Konsolidasi organisasi dan penyusunan kepengurusan menjadi agenda awal untuk menjalankan roda partai selama periode 2026–2031. (Y5l)













