PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • SPPG 3T Diaktifkan di Takalar, Pemprov Sulsel Dorong Perluasan Layanan Gizi ke Daerah Terpencil • Makassar Jadi Pilot Project Reformasi JKN, Rujukan Pasien Tak Lagi Harus Berjenjang • Sebelum Berseragam Korps Bhayangkara, Suyudi Ario Seto Ternyata Pernah Jadi Cover Boy • SLF Jadi Syarat Penting Akad Kredit Rumah Subsidi di Bone • Gubernur Sulsel Dukung Penguatan Komisi Yudisial dan Sistem Peradilan • Tanah, Uang, dan Kekuasaan: Mengurai Korupsi Pertanahan dengan Perspektif Islam •
News

Antri Lama, WP Keluhkan Pelayanan KPP Pratama Makassar Selatan

551
×

Antri Lama, WP Keluhkan Pelayanan KPP Pratama Makassar Selatan

Sebarkan artikel ini

MEDIASULSEL.com,- Animo masyarakat untuk mengurus administrasi perpajakan cukup meningkat tajam sejak pemberlakuan Tax Amnesti. Hal ini membuat wajib pajak melaporkan pajaknya dengan rutin setiap bulan.

Namun sungguh disayangkan, animo besar masyarakat tidak dikung oleh pelayanan publik yang tidak maksimal. Banyak masyarakat masih mengeluhkan pelayanan yang tidak maksimal, mulai dari Lamanya Antrian, Pelayanan yang berbelit-belit serta jumlah petugas yang kurang saat banyak orang.

Seperti yang terjadi di kantor Pajak Pratama Makassar Selatan, Jl. Urip Sumoharjo Makassar. Suasana hari ini Kamis (18/5/2017), begitu sesak oleh ratusan wajib pajak yang ingin melaporkan pajaknya. Namun, membeludaknya jumlah wajib pajak tidak di imbangi dengan jumlah loket yang yang terbuka, alhasil masyarakat yang ingin melaporkan pajaknya harus menunggu berjam-jam untuk dapat melaporkan pajaknya.

Salah seorang wajib pajak Rasnah mengungkapkan bahwa dia telah datang dari pukul 13:00 Siang dan harus mengantri selama 45 menit untuk dapat giliran melaporkan pajaknya.

Seperti halnya Rasnah, seorang wajib pajak Iwan juga mengeluhkan lamanya antrian, “Saya dari jam 12:30, sekarang sudah jam 13:40 wita antrianku masih jauh”, keluh Iwan.

Tak hanya itu ada beberapa wajib pajak yang memutuskan untuk pulang dan memilih datang keesokan harinya karena melihat panjangnya antrian.

antri

Dari pantauan mediasulsel di kantor Pajak Pratama Makassar Selatan tadi siang, suasananya memang cukup ramai oleh wajib pajak, dari 10 loket hanya terbuka 3 yang menerima pelaporan, kurangnya petugas inilah yang menjadi salah satu penyebab antrian yang panjang, ditambah dengan waktu pelaporan yang hampir jatuh tempoh yakni per tanggal 20.

Buruknya pelayanan serta lamanya antrian inilah yang terkadang membuat wajib pajak enggan dan malas untuk melaporkan pajaknya.

Sungguh ironi, disaat masyarakat berbondong-bondong datang melaporkan pajaknya sebagai wajib pajak, namun mereka mendapat kekecewaan karena pelayanan yang kurang maksimal. (dny/4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com