PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 MiliarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaJalan Mawas Disterilkan Total Usai Penikaman Ojol, Parkir Resmi dan Liar DilarangCing Cangkeling, Cerita Kopi Keluarga dari Mandalagiri ke Cangkir Penikmat KopiRaih Penghargaan Pengelolaan Sampah, Sidrap Diganjar Bantuan Rp1 Miliar
Pendidikan

Parah! Calo PPDB SMAN 21 Makassar Minta Rp3 Juta per Siswa

569
×

Parah! Calo PPDB SMAN 21 Makassar Minta Rp3 Juta per Siswa

Sebarkan artikel ini

MAKASSAR – Calo Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMAN 21 Makassar tak segan dan berani terang-terangan kepada orang tua murid meminta uang sebesar Rp3 juta, jika ingin anaknya diterima di sekolah tersebut.

Hal itu dikeluhkan seorang warga BTP Makassar, saat mendaftarkan anaknya di Sekolah ini. Namun, ia hanya bisa pasrah anaknya tidak lolos di SMAN 21 Makassar. “Kami para orangtua siswa diminta mengumpulkan uang Rp3 juta per orang. Tapi akhirnya dia tidak berhasil,” sesal warga yang tak ingin identitasnya disebutkan.

Semula ia ikut percaya dengan oknum calo tersebut karena diceritakan oleh warga lainnya bahwa tahun-tahun sebelumnya ia meloloskan ratusan murid masuk ke sekolah tersebut. Akhirnya ia hanya bisa mengikhlaskan setelah mengetahui mekanisme PPDB online Disdik Sulsel tidak bisa dibeli.

Sebelumnya, Kantor Disdik Sulsel sempat disambangi puluhan warga yang disinyalir digerakkan oleh calo yang dimaksud. Dalam aksi tersebut, mereka menuntut adanya penambahan kuota domisili dan penambahan kelas. Namun upaya mereka gagal. Disdik tak kendur dengan mekanisme yang telah dijalankan.

“PPDB online Disdik Sulsel tahun ini paling bersih. Tidak ada riak-riak berarti. Orangtua yang kecewa merasa puas mengetahui anaknya tidak lolos bukan karena faktor X tetapi memang karena tidak memenuhi syarat teknis yang ditentukan,” tutur Sekertaris Disdik Sulsel Dr. Setiawan Aswad, Selasa (18/7/2017) lalu. (Agyas)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com