PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamDi Balik Takhta Toalala: Qadi, Masjid, dan Jejak Islam di Kerajaan EnrekangJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Karhutla Meluas, Rakyat Menghirup Asap, Bencana Alam atau Krisis Tata Kelola?Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaAku Hanya Ingin Didengar: Ketika Luka Harus Dipendam SendiriPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Karhutla Parepare Tembus 257 Kasus, Lima Hektare Lahan Terbakar dalam SemalamDi Balik Takhta Toalala: Qadi, Masjid, dan Jejak Islam di Kerajaan EnrekangJorge Martin Kembali Geser Marquez di Puncak Klasemen Sementara GP 2026Karhutla Meluas, Rakyat Menghirup Asap, Bencana Alam atau Krisis Tata Kelola?Kijang Kapsul Masih Diburu di Makassar, Harga Bekas Bisa Tembus Rp100 JutaAku Hanya Ingin Didengar: Ketika Luka Harus Dipendam Sendiri
Unik

Polisi Ini Gunakan Gajah Untuk Gusur Rumah Ilegal

493
×

Polisi Ini Gunakan Gajah Untuk Gusur Rumah Ilegal

Sebarkan artikel ini

INDIA – Polisi Indi mengambil langkah yang tidak biasa dengan menggunakan gajah dalam usaha untuk menggusur ratusan orang yang tinggal secara illegal dalam hutan lindung di daerah timur laut yang terpencil negara tersebut, Senin (27/11).

Polisi menggunakan buldoser dan gajah dalam unjuk kekuatan dan pemukim hutan menghadapinya dengan melemparkan batu-batu. Kepala kepolisian Hiren Nath mengatakan lima pemrotes cedera dalam bentrokan setelah polisi menggunakan gas air mata di daerah hutan Amchang di negara bagian Assam.

gajah

Pihak berwenang berencana menghancurkan sekitar 1.000 gubuk bambu dan seng.

Menteri Kehutanan negara bagian, Pramilla Brahma, mengatakan daerah itu adalah habitat gajah dan pemukiman yang tidak sah memaksa gajah meninggalkannya untuk mencari makanan. Telah banyak terjadi insiden dimana gajah liar memasuki desa-desa, dan menghancurkan kebun-kebun dan bahkan membunuh orang.

Nath mengatakan tindakan polisi itu diambil setelah keputusan pengadilan untuk membersihkan hutan dari kegiatan illegal sebelum hari Kamis.

Usaha penggusuran dilakukan oleh dinas pelindung satwa liar, dengan bantuan polisi yang menyediakan perlindungan terhadap kemungkinan serangan oleh pemukim yang marah. [voa/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com