PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah MasyarakatPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.312 ASN Pangkep Terima Satyalancana Karya Satya, Pengabdian hingga 30 TahunMulai Januari 2027, PPPK Penuh Waktu Didorong Jadi ASN Lewat Tes KompetensiOlympic of Statistics 2026 UNM Resmi Ditutup, Mahasiswa Sejumlah Kampus Bersaing di Ajang Statistik NasionalKapolri Dorong Polwan Indonesia Naik Kelas di Forum IAWP, Diikuti 43 NegaraRp130,4 Juta Digelontorkan untuk Pemuda Pangkep, KHDTK Tabo-Tabo Disiapkan Jadi Sentra EkowisataDPRD Makassar Dorong GERMAS dan Kesadaran Kesehatan Mental di Tengah Masyarakat
Kriminal

Nyamar jadi Pembeli, Dua Pengedar Narkoba Berhasil Diringkus Polisi

641
×

Nyamar jadi Pembeli, Dua Pengedar Narkoba Berhasil Diringkus Polisi

Sebarkan artikel ini

LUWU TIMUR – Polda Sulsel, EI (38) tak berkutik setelah dari dalam sakunya, Satuan Res (Satres) Narkoba Polres Lutim menemukan 2 gram narkoba jenis sabu yang hendak dijualnya kepada anggota polres yang menyamar sebagai pembeli.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kasat Narkoba, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Abd.Samad sempat ditonton beberapa warga Desa Mandiri Kecamatan Tomoni, Sabtu (16/12/17).

“Dari hasil pemeriksaan pelaku EI mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang yang diduga bandar di wilayah Keera Kabupaten Wajo. Anggota pun bergerak langsung ke tempat yang dimaksud,” Ujar Kapolres Luwu Timur, AKBP. Leonardo Panji Wahyudi kepada Lutimterkinicom.

Kerja keras kepolisian pun membuahkan hasil, tanpa perlawanan yang berarti AM (42) berhasil diciduk di rumahnya yang juga merupakan sebuah warung makan di wilayah Keera. Dari penangkapan tersebut, polisi juga mengamankan 1 sachet sabu, uang tunai jutaan rupiah yang diduga hasil penjualan sabu, sebuah bong dan beberapa bungkus sachet sabu kosong.

” Kedua pelaku saat ini sudah berstatus tersangka dengan sangkaan telah menyimpan, menguasai dan mengedarkan barang terlarang narkoba jenis sabu. Begitupun urine kedua tersangka sudah kita ambil sebagai sampel untuk mengetahui apakah mereka juga positif sebagai pengguna,” Tambahnya.

Sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika pasal 112, kedua tersangka terancam pidana 4 sampai 12 tahun penjara dan denda maksimal 8 Miliar rupiah. [*/4ld]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com