PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin MelebarPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Dinas Ketahanan Pangan Makassar Gandeng Sidrap Amankan Pasokan Pangan dan Kendalikan InflasiBPKP Periksa Istri Direktur PDAM Bone Terkait Transaksi Mobil AsetSulsel Dipanggang Suhu 35 Derajat, Pegunungan Diselimuti KabutGPM Makassar Diserbu Warga, Beras SPHP 5 Kg Dijual Rp58 RibuPI Migas Blok Sengkang Naik Jadi 10 Persen, Wajo Dapat 50 Persen untuk Daerah PenghasilKortastipidkor Polri Geledah Kantor dan Rumah Jabatan Bupati Gowa, Dugaan Pungli PBG Makin Melebar
News

Bertemu Alumni 212, Jokowi Tekankan Pentingnya Silaturahmi

426
×

Bertemu Alumni 212, Jokowi Tekankan Pentingnya Silaturahmi

Sebarkan artikel ini

JAKARTA – Presiden Joko Widodo dalam pertemuan dengan 11 orang ulama dari Persaudaraan Alumni 212 menekankan pentingnya menjaga persaudaraan dan persatuan dalam masyarakat.

Jokowi mengatakan pertemuan di Bogor, Minggu (22/4), adalah bentuk silaturahmi antara pemerintah dengan ulama. Berbicara dalam kunjungan kerja di Tanjung Priok Jakarta, Rabu (25/4). Jokowi menjelaskan ia bertemu dengan para ulama untuk menjalin hubungan baik antara pemerintah dengan ulama.

“Saya kan hampir tiap hari, hampir tiap minggu, baik ke pondok pesantren bertemu dengan ulama, juga mengundang ulama datang ke istana. Hampir setiap hari hampir setiap minggu. Untuk apa?. Semangatnya adalah untuk menjalin tali silaturahmi dengan para ulama para habib, para ustad dari seluruh provinsi yang ada di tanah air,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan pertemuan dengan para ulama diperlukan guna menjalin serta menjaga persaudaraan dan persatuan di antara masyarakat.

“Sehingga, kita harapkan dengan tersambungnya silaturahmi dengan beriringnya antara ulama dan umaroh. Kita dapat menyelesaikan banyak masalah, banyak problem persoalan-persoalan yang ada di masyarakat dan yang ada di umat dengan pertemuan-pertemuan itu,” kata Jokowi.

Namun, presiden enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai pertemuan internal itu. Ia hanya menekankan, secara garis besar, pembahasan dalam pertemuan hanya seputar silaturahmi.

Sementara itu, Tim 11 Ulama Persaudaraan Alumni 212 membenarkan telah melakukan pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor pada Minggu 22 April 2018.

Ketua Tim, Misbahul Anam, dalam konferensi pers di Restoran Larazeta di Jakarta, Rabu (25/4), menjelaskan pertemuan itu untuk menyampaikan informasi akurat terkait kasus-kasus kriminalisasi para ulama dan aktivis alumni 212.

“Terkait dengan kasus-kasus kriminalisasi para ulama dan aktivis 212. Pertemuan itu diharapkan, agar Presiden mengambil kebijakan menghentikan kriminalisasi ulama dan aktivis 212. Dan mengembalikan hak-hak mereka sebagai warga negara.”

Dalam kesempatan itu Misbahul Anam menyesalkan bocornya foto dan berita pertemuan itu. Anam menduga ada pihak ketiga yang ingin mempertentangkan Presiden Jokowi dengan alumni 212.

“Menyesalkan bocornya foto dan berita tersebut. Yang ditengarai adanya pihak ketiga yang ingin mengadu domba antara Presiden dengan ulama dan umat Islam,” kata Misbahul.

Alumni 212 adalah sebutan dari para mantan kelompok Aksi 212 atau aksi demonstrasi pada 2 Desember 2016. Sebagai reaksi atas pernyataan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang dianggap menista agama dalam kunjungannya ke Kepulauan Seribu. Ahok kemudian diadili dan divonis 2 tahun penjara. [4LD/VOA]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com