MAKASSAR – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Selatan, dalam rangka memeringati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-54 melaksanakan penandatanganan kerjasama (MoU) dengan sejumlah lembaga yang berkomitmen menyukseskan Program Pembinaan Pemasyarakatan, sesuai dengan amanat UU No. 19 tentang Pemasyarakatan.
Salah satu lembaga yang turut menandatangani MoU dalam kegiatan yang dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar, Jl. Sultan Alauddin Makassar, Jum’at (27/4/2018), adalah Yayasan Sahabat Nurul Iman Makassar.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulsel, Sahabuddin Kilkoda, SH, MH. Sementara dari pihak Yayasan Nurul Iman Makassar, diwakili Ketua Umum Yayasan Sahabat Nurul Iman, Ichwan Jufri, SHI.
Menurut Ichwan Jufri, pelaksanaan penandatanganan MoU tersebut menjadi pembuktian eksistensi Yayasan Sahabat Nurul Iman sebagai Yayasan yang berkomitmen pada perbaikan moral, akhlaq dan agama warga binaan. Sesuai dengan slogan Yayasan “Hadir Karena Peduli”.
Lebih lanjut Ichwan Jufri menerangkan, bahwa sebagai langkah konkrit yang segera diwujudkan dari pelaksanaan kerjasama tersebut adalah dengan akan dilaksanakannya program Dai Bina Bui. Serentak di 24 Lapas dan Rutan se Sulsel, pada Ramadhan 2018 nanti.
Sementara itu, menurut Dewan Pengawas Yayasan Sahabat Nurul Iman, Ismail Alrif, SH, M.Kn, sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan dalam program Dai Bina Bui tersebut.
Antara lain meliputi, pembagian takjil untuk 10.000 warga binaan, pembagian buku Dirosa. Pesantren Ramdhan. Khataman Alquran dan berbagai amaliyah Ramadhan lainnya.
“Semoga dengan kerjasama pembinaan ini, menjadi jalan kebaikan dan amal shalih yang mendatangkan ridha Allah SWT,” pungkas Ismail.
Untuk diketahui, peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-54, yang digelar di halaman Lapas Kelas 1 Makassar dan dihadiri seluruh Pejabat. Kepala UPT serta Undangan lainnya ini. Kanwil Kemenkumham Sulsel mengusung tema “Pemasyarakatan Integrity Island yang Bebas dari Korupsi dan Bersih Melayani.” (*/4464ys)













