MAKASSAR – Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Makassar menyatakan kesediaannya untuk menerima peserta didik berasal dari Rohingya yang ingin kuliah di FKM Unhas, jika diberikan kepercayaan oleh pihak Rektorat.
Hal itu disampaikan Dekan FKM Unhas, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed. saat menerima usulan penerimaan mahasiswa dari dua perwakilan sahabat Al-Aqsha yang hadir bersilaturahmi di di kampus FKM Unhas, Senin (23/7).
Di depan perwakilan Sahabat Al-Aqsha, Dr. Sitaresmi Sulistyawati, M.PSi dan Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS, yang berkunjung ke kampus FKM Unhas tersebut, Dr. Aminuddin juga menyampaikan, bahwa mereka juga perlu mengenali budaya dan bahasa Indonesia, bahasa Bugis atau bahasa Makassar dan bahkan dengan nada canda Dekan FKM Unhas yang akrab disapa Dr. Amin ini, juga mengatakan jika perlu mahasiswa dari Rohingya tersebut diberikan nama Daeng.
Untuk diketahui, Sahabat Al-Aqsha adalah merupakan jaringan silaturahmi masyarakat Indonesia-Palestina yang dibentuk 11 tahun lalu, yang bertujuan meringankan penderitaan sesama termasuk di Palestina, Suriah dan Yaman dan juga muslim Rohingnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Sitaresmi Sulistyawati, M.PSi menyampaikan, bahwa salah satu alasan memprioritaskan FKM Unhas adalah karena FKM Unhas dinilai memiliki kelas internasional dan telah berpengalaman melaksanakan hal tersebut.
Sementara itu Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, MARS, menuturkan, bahwa kita memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan taraf pendidikan mereka dan untuk tahap pertama Sahabat AL-Aqsha bersedia mensponsori 10 remaja Rohingya untuk kuliah dan belajar di Unhas.
“Untuk tahap ini kita fokuskan pada Rohingya dan berikutnya pada Palestina dan Suriah. Kita persiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan dalam lingkungan masyarakat dan negaranya,” tegas Dr. Tyas.
Nampak turut mendampingi dalam silaturahmi yang berjalan singkat dan penuh keakraban tersebut antara lain, Direktur Bidang Pendidikan Unhas, Dr. Ida Leida, SKM, MKM yang memiliki banyak pengalaman mengelola kelas internasional, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaa dan Alumni Unhas yang juga dosen FKM Unhas, Prof. Dr. drg. Andi Arsunan Arsin, M. Kes.
Untuk mewujudkan rencana tersebut, Prof. Andi Arsuna menyarankan pihak FKM Unhas untuk segera melakukan koordinasi dengan Wakil Rektor Bidang Akademik, sehingga rencana tersebut dapat memperoleh persetujuan dari rektorat kampus terbesar di Indonesia Timur ini.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni yang juga menangani Bidang Kerjasama FKM Unhas, Prof. Sukri Palutturi, PhD, sat dimintai tanggapannya atas rencana tersebut mengatakan, bahwa FKM Unhas dengan senang menerima dan membuka ruang yang lebih luas untuk pengembangan dan penguatan jaringan dan kelas internasional tersebut. (*/464Ys)












![Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas 13 Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulawesi Selatan, Muh. Tri Lamappaenre, bersama Penasehat APSI , Komjen Pol [P] Ahwil Lutan,SH MH & Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol Rudi S, SIK,MH bersama sejumlah Pengurus DPD APSI lainnya, dalam Rakernas APSI di Semarang.](https://www.mediasulsel.com/wp-content/uploads/2026/11/Triyono-180x130.webp)
