PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan • Apel Pagi RSUD Lanto Daeng Pasewang Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Program Mannennungeng Serahkan Policy Brief ke Pemkab Bone, Produktivitas Padi Naik 76 Persen • Bupati Jeneponto Dorong Punagaya dan Bungeng Jadi Percontohan Desa Binaan Imigrasi • Sekda Makassar Dorong Inovasi PKP LAN Jadi Model untuk Kecamatan Lain • Rapimnas Forkonas PP DOB, Aspirasi Pemekaran Sulsel Kembali Menguat • Jelang Pensiun, Polda Sulsel Bekali PNPP dengan Keterampilan • Apel Pagi RSUD Lanto Daeng Pasewang Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi •
Politik

Demokrasiana Institute: Pemilu Harus Jadi Sarana Mewujudkan Demokrasi Utuh

958
×

Demokrasiana Institute: Pemilu Harus Jadi Sarana Mewujudkan Demokrasi Utuh

Sebarkan artikel ini
Demokrasiana Institute: Pemilu Harus Jadi Sarana Mewujudkan Demokrasi Utuh
Ilustrasi

JAKARTA – Tahun 2019 merupakan tahun penting bagi masyarakat Indonesia, di tahun tersebut pemilihan umum akan digelar, hal itu berarti nasib rakyat akan dipertaruhkan untuk masa lima tahun ke depan, bahkan untuk jangka panjang.

Secara ideal Pemilu merupakan sarana untuk mewujudkan demokrasi substantif, tidak terjebak pada proseduralisme.

Pentingnya Pemilu untuk mewujudkan demokrasi utuh menjadi sorotan khusus Demokrasiana Institute, Koordinator Presidium Demokrasiana Institute, Zaenal Abidin Riam, mengungkapkan pasca reformasi demokrasi di Indonesia terjebak dalam bentuk proseduralisme. Demokrasi dianggap sudah baik ketika tampilan luar berupa prosedur sudah berjalan.

Demokrasiana Institute: Pemilu Harus Jadi Sarana Mewujudkan Demokrasi Utuh
Demokrasiana Institute

“Masalah serius karena kita menganggap demokrasi kita sudah baik hanya dengan menilai kulit luarnya, misalnya jabatan presiden dibatasi maksimal sepuluh tahun”

“Pemilu berjalan lima tahun sekali, seharusnya yang dinilai adalah hasil dari prosedur itu, sudahkah penerapan demokrasi mendatangkan kesejahteraan dan keadilan bagi semua, kan belum” jelas Enal di Jakarta, Minggu (18/11/2018).

Lebih lanjut pihaknya juga menekankan bahwa Demokrasiana Institute berkomitmen mendorong demokrasi keindonesiaan, sebuah model demokrasi yang ruh dan spiritnya digali dari nilai kearifan lokal di Indonesia.

“Demokrasi di Indonesia seharusnya menjadikan nilai kearifan lokal sebagai ruhnya, bila kita melihat ke belakang, secara substansi nilai demokrasi telah dipraktikkan di Nusantara jauh sebelum masyarakatnya mengenal kata demokrasi.

“Misalnya nilai permusyawaratan dan gotong royong, demokrasi dalam konteks Indonesia tidak boleh seolah menjadi barang asing yang diimpor dari luar” sambungnya.

Penting pula bagi semua pihak khususnya yang dianggap sebagai pilar demokrasi agar berperan aktif mewujudkan demokasi yang substantif.

“Eksekutif, legislatif, media, dan civil society sebaiknya bersinergi mendorong penerapan demokrasi yang murni” pungkasnya.

Demokrasiana Institute merupakan sebuah lembaga yang konsen mendorong terwujudnya demokrasi keindonesiaan, lembaga ini didirikan oleh sekelompok anak muda yang prihatin dengan penerapan demokrasi yang terjebak pada kepentingan pasar dan kekuasaan hingga melenceng jauh dari tujuan awalnya, demokrasi menjadi sangat liberal. [*/shar]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com