PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut KemitraanPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Menkeu Berganti, Aras Soroti Batas Kewajaran APBN: Jangan Sampai Ambisi Lebih Besar dari Kemampuan FiskalPangkep Raih Rp1 Miliar, Layanan Kesehatan Antar Pemkab Yusran Lalogau Masuk Tiga Besar SulawesiFebrie Masuk Babak Baru, Mantan Jampidsus Segera Hadapi PersidanganJufri Rahman: Ekonomi Sulawesi Tak Bisa Tumbuh Sendiri-sendiriNakes Liukang Kalmas Diminta Disiplin, Jasa Medis Dibayar Berdasarkan Kinerja30 Tahun Berselang, Purnawirawan Polsekta Panakkukang Kembali Rajut Kemitraan
Pangkep

Sungai Pangkajene Meluap, Arus Lalulintas Pangkep Macet Parah

751
×

Sungai Pangkajene Meluap, Arus Lalulintas Pangkep Macet Parah

Sebarkan artikel ini
Sungai Pangkajene

PANGKEP, — Arus lalu lintas yang menghubungkan Makassar – Parepare di Kecamatan Bungoro, macet parah akibat banjir menggenangi badan jalan trans sulawesi Ketinggian air mencapai 60-70 cm.

Akibatnya luapan air Sungai tersebut jalan poros Pangkep – Parepare tergenangi air dan membuat jalur transportasi tetputus. Namun, untuk arah sebaliknya kendaraan masih bisa melaju meskipun merambat.

Salah seorang warga pangkep, Rusdin mengatakan, banjir yang mengakibatkan kemacetan tersebut, seperti banjir lima tahun lalu, banjir yang terjadi di Pangkep kali ini lebih besar jika dibandingkan tahun kemarin, Risal mengatakan, hingga Selasa (22/01/2019) sore ini belum ada tanda-tanda air akan surut. Sedangkan antrean kendaraan di kemacetan diperkirakan sudah lebih dari 5 Km.

Sungai Pangkajene 2

“Sejak banjir menggenang jalan poros, lalu lintas menjadi macet,” katanya.

Banjir yang terjadi di Pangkep tak hanya menggenang di jalan poros trans sulawesi saja, sejumlah jalan di wilayah pangkep yang merupakan jalan-jalan alternatif juga terendam banjir. Bahkan, karena tingginya air yang menggenangi jalan-jalan ini, sejumlah jalan di wilayah Pangkajene terpaksa ditutup.

“Terpaksa ditutup karena lalu lalang kendaraan membuat air masuk rumah warga,” tuturnya.

Penutupan ini menurut Rusdin , sudah berlangsung sejak banjir terjadi, yakni siang tadi. Namun, penutupan hanya dilakukan terhadap kendaraan roda 4, karena sepeda motor masih diperkenankan masuk oleh warga.

“Kalau menggunakan sepeda motor masih diperbolehkan, tapi kalau mobil masih tidak boleh karena banjir masih menggenang,” pungkasnya. [SHR]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com