PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • 24 PC Muslimat NU Dikerahkan Kawal 177.500 Susu untuk Anak Sulsel • 27 Tusukan Akhiri Hidup Istri di Samata, Suami Ditemukan Tewas Bakar Diri • 177.500 Pcs Susu Disalurkan ke Anak di 24 Kabupaten/Kota Sulsel • Makassar Jadi Pilot Project Nasional, 6.032 RT/RW Dikerahkan Kawal Warga Dapat Perlindungan Sosial • Family Gathering di Tanjung Bayang, Jajaran Kelurahan Bitowa Perkuat Kekompakan • Tetra Pak Dorong Hilirisasi Kelapa Indonesia dari Manado •
News

Siti Aisyah Bebas dari Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam

1610
×

Siti Aisyah Bebas dari Kasus Pembunuhan Kim Jong Nam

Sebarkan artikel ini
Siti Aisyah

MALAYSIA – Pengadilan di Malaysia membebaskan Siti Aisyah asal Indonesia, yang dituduh terlibat pembunuhan saudara tiri pemimpin Korea Utara pada 2017, dari kasus tersebut, Reuters melaporkan. Dengan putusan tersebut, Aisyah dibebaskan dari tahanan pada Senin (11/3).

Setelah pengadilan menjatuhkan putusan untuk membebaskannya, Siti Aisyah (26), memeluk rekannya, Doan Thi Huong (30) dari Vietnam sambil menangis. Doan juga menjadi terdakwa dalam kasus yang sama.

Keduanya dituduh meracuni Kim Jong Nam, yang adalah saudara tiri pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, dengan cairan VX yaitu senjata kimia terlarang, di bandara Kuala Lumpur pada Februari 2017.

Dari awal kasus, ada kecurigaan bahwa Kim Jong Nam adalah korban yang diatur oleh agen Korea Utara yang meninggalkan Malaysia beberapa jam setelah pembunuhan. Dan kedua perempuan itu hanyalah pion dalam pembunuhan politik yang terjadi.

Siti Aisyah bekerja sebagai tukang pijat di Kuala Lumpur, sementara Doan mengatakan dia berprofesi sebagai seorang penghibur.

“Kami percaya bahwa dia hanyalah kambing hitam,” Kata pengacara Siti Aisyah, Gooi Soon Seng kepada wartawan.

“Saya percaya bahwa Korea Utara ada hubungannya dengan ini.”

Persidangan Siti Aisyah ditangguhkan pada Desember ketika pengacaranya berdebat dengan jaksa penuntut atas akses ke pernyataan yang dibuat oleh tujuh saksi dalam kasus itu.

Pihak jaksa memberitahukan pengadilan pada Senin (11/3) bahwa mereka telah diperintahkan untuk menarik dakwaan terhadap Siti Aisyah. Tidak ada alasan lebih lanjut terkait permintaan tersebut.

Setelah pengadilan membebaskan Siti Aisyah, dia segera dibawa ke lift dan terlihat dikawal ke mobil kedutaan Indonesia yang menunggu di luar gedung pengadilan.

Meski Siti Aisyah dibebaskan dari kasus ini, pengadilan menolak permintaan pengacaranya agar ia dibebaskan sepenuhnya dengan alasan bahwa pengadilan telah menetapkan kasus prima facie dan Siti dapat dipanggil kembali ketika ada bukti baru yang muncul.

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com