PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
InternasionalNews

Korban Tewas Penembakan di Masjid Selandia Baru Meningkat Jadi 50

447
×

Korban Tewas Penembakan di Masjid Selandia Baru Meningkat Jadi 50

Sebarkan artikel ini
Masjid Selandia Baru

Komisaris Polisi Selandia Baru Mike Bush, Minggu (16/3), mengatakan korban tewas dari serangan masjid telah meningkat menjadi 50.

Brenton Tarrant, seorang pendukung supremasi kulit putih berusia 28 tahun, pada Minggu muncul di pengadilan atas satu tuduhan pembunuhan dalam penembakan massal di dua masjid di Kota Christchurch.

Hakim mengatakan “masuk akal untuk berasumsi” akan lebih banyak tuduhan semacam itu menyusul. Berbicara dalam konferensi pers di Wellington, Bush mengatakan kepada wartawan bahwa jumlah orang yang terluka juga meningkat menjadi 50. Dua diantaranya dalam kondisi kritis.

Bush mengatakan setelah hadir di pengadilan kemarin, Tarrant diperintahkan kembali untuk hadir pada 5 April di Pengadilan Tinggi. Bush juga mengatakan daftar nama-nama korban telah dibagikan dengan keluarga mereka tetapi menambahkan bahwa “ini bukan daftar resmi.”

Ia mengatakan polisi belum bisa memberikan rincian yang tepat mengenai korban sampai mereka diidentifikasi secara resmi.

“Bagian dari penyelidikan dan tanggapan ini masih berlangsung secepatnya namun seprofesional mungkin,” katanya. [voa]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com