Beranda ยป Pangkep ยป Lima Kabupaten di Sulsel Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana Dompet Dhuafa
Lima Kabupaten di Sulsel Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana Dompet Dhuafa
Pangkep

Lima Kabupaten di Sulsel Ikuti Pelatihan Mitigasi Bencana Dompet Dhuafa

PANGKEP, — Lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa mengadakan Disaster Management Training di seluruh wilayah Indonesia termasuk untuk wilayah sulawesi Selatan (Sulsel) . Untuk sulsel sendiri, DDV Pangkep dan Makassar menjadi organizing committee pelaksanaan kegiatan di kantor Kecamatan Tondong Tallasa, Kabupaten Pangkep, Minggu (17/3/2019). Pelatihan mitigasi bencana diikuti sebanyak 40 Peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Rahmat Mato selaku pimpinan cabang Dompet Dhuafa Sulsel menerangkan, Indonesia berada di wilayah rawan bencana yang membuat warganya harus siap menghadapi bencana yang akan terjadi.

Ia menjelaskan, mitigasi bencana merupakan hal yang penting untuk disosialisasikan dan dipahami oleh berbagai kalangan yang tinggal di Indonesia.

“Kita di negara yang punya resiko bencana alam yang tinggi, jadi sudah seharusnya masyarakat kita mampu untuk memitigasi dampak bencana yang terjadi. Oleh karena itu Dompet Dhuafa Sulsel turut menyiapkan masyarakat yang sadar akan bencana dan mampu merespon bencana dengan baik agar dampaknya tindak begitu besar,”terang Rahmat.

Dari deretan bencana alam ini, Dompet Dhuafa melihat betapa pentingnya pengetahuan mitigasi untuk masyarakat, pengetahuan tentang bencana alam sampai dengan penanggulangan merupakan sesuatu hal penting dimiliki masyarakat.

“Kita memang tak dapat melawan alam tapi kita dapat mengurangi resiko dan jumlah korban dari bencana alam, itu tentu dengan pengetahuan kebencanaan yang cukup,”tambahnya.


Sementara Koordinator DDV Pangkep Syahrir menyampaikan, Dompet Dhuafa Volunteer yang ada di seluruh wilayah Indonesia mempunyai peranan yang besar dalam gerak lembaga yang berkhidmat dalam membantu korban bencana di seluruh Indonesia. Hal ini menjadi kebutuhan dasar dan kewajiban bagi volunteer Dompet Dhuafa untuk memiliki kompetensi dasar dalam hal penanggulangan bencana, terutama untuk penanggulangan teknis di lapangan.

“Kompetensi dasar yang dirasa perlu dimiliki seperti pemahaman dan praktik evakuasi, medical first aid, psychological first aid, dll. Harapannya kompetensi ini akan terpilih peserta terbaik dari kegiatan training ini kemudian dilanjutkan untuk mengikuti training tingkat lebih lanjut sehingga terbentuklah kader-kader relawan yang siap diterjunkan menjadi garda terdepan di lapangan pada saat turun ke lokasi penanggulangan bencana di setiap wilayah cabang mau program Dompet Dhuafa seluruh Indonesia,”ujarnya.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dari tanggal 15-17 maret 2019 dengan jumlah peserta 40 orang berasal dari beberapa kabupaten di Sulsel, antara lain Luwu Timur, Pare-Pare, Makassar, Pangkep, dan Gowa. Adapun materi yang diberikan pada pelatihan ini adalah, mitigasi bencana, medical fist aid dan disaster simulation.

Sebelumnya pelatihan ini diadakan juga di Jabodetabek Jawa Barat, Sumatra Utara, NTT, Bali, dan daerah lainnya di Indonesia. [SHR]