PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Remaja Tewas Usai Tawuran Tallo, Polisi Akui Lepaskan Tembakan • UMKM Sudah Berizin, Tapi Masih Dipungut, ABDSI Soroti Celah Tata Kelola Ruang Publik • Jalan Aroepala Kembali Dibuka, Akses Gowa-Makassar Kini Lancar • Training Jurnalistik HMPS JI IAIN Parepare Bekali Maba Hadapi Dunia Pers • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa •
SulselVideo

Coto Makassar dan Barongko Jadi Menu Favorit Buka Puasa Bersama di Kedutaan Indonesia Belanda

1107
×

Coto Makassar dan Barongko Jadi Menu Favorit Buka Puasa Bersama di Kedutaan Indonesia Belanda

Sebarkan artikel ini
coto makassar

https://youtu.be/7A2nzymTeCc

DEN HAAG, BELANDA – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Belanda, Kamis, 27 Mei 2019, menggelar buka puasa bersama warga Indonesia di Belanda, di kantor KBRI Den Haag yang dihadiri ratusan warga negara Indonesia di negeri kincir Angin itu, dengan menyajikan sejumlah makanan khas nusantara, salah satu yang menarik perhatian yakni Coto Makassar dan Barongko.

Coto Makassar dan Barongko disajikan langsung oleh delegasi Sulawesi Selatan yang dipimpin langsung Kepala Dinas Perindustrian Sulsel, Ahmadi Akil.

coto3

Ahmadi Akil mengungkapkan bahwa Coto sudah harus go Internasional seperti halnya Rendang karena kenikmatan dan kekhasan rasa dari coto Makassar.

“Kami bawa pembuat Coto nomor satu di Makassar yakni coto H. Daeng Tayang untuk memperkenalkan gurihnya kuliner ini, dan juga agar masyarakat Indonesia di Belanda bisa bernostalgia dengan masakan nusantara, terkhusus masyarakat Sulsel yang sudah lama tidak pulang kampung,” ungkap Ahmadi.

coto makassar

Sementara itu, Duta besar RI untuk Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja, sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemprov sulsel yang sudah ikut berpartisipasi dalam acara buka puasa bersama WNI di Den Haag.

“Ini sangat luar biasa, membawa coto ke Belanda, kami sangat apresiasi Pemprov Sulsel yang sudah ikut memperkenalkan kuliner Nusantara di Den Haag lewat event Tong tong Fair 2019 dan kini menyajikan Coto Makassar untuk buka puasa bersama di kedutaan,” ungkap I Gusti Agung Wesaka Puja saat ditemui wartawan mediasulsel.com, di sela-sela acara bukber tersebut.

Sementara itu pemilik Coto H. Daeng Tayang yang didatangkan langsung untuk membuat Coto di Belanda, mengaku cukup terkejut dengan apresiasi masyarakat yang menyerbu Coto Miliknya.

coto2

“Saya kaget juga, ternyata masyarakat Belanda dan warga Indonesia di Belanda, sangat menyukai coto meskipun sebagian bukan warga Sulsel, karena hanya sekitar 1,5 jam, daging sekitar 30 Kg yang kami siapkan habis disantap untuk berbuka puasa, ” ujar H. Tayang.

Seperti halnya Coto Makassar yang jadi pavorit menu berbuka puasa di kedubes RI den Haag, Barongko yang dibawa oleh Balla Kanrejawa juga tak luput dari perhatian warga.

Kue khas Makassar yang bahan utamanya dari pisang ini juga sangat diminati oleh masyarakat yang berbuka.

Pemilik Balla Kanrejawa, Ainun Jariah Imran yang ditemui mediasulsel juga mengungkapkan kegembiraannya saat Istri dari duta Besar RI di Den Haag dapat mencicipi kelezatan kue barongko.

“Ibu Dubes sempat cicipi dan menikmati Barongko yang kami bawa, beliau sangat menyukainya, ” ungkap Ainun.

balla kanrejawa

Menurut info yang dihimpun media sulsel di lokasi Bukber, KBRI Belanda ini selama bulan ramadhan ini rutin menggelar buka puasa bersama setiap satu minggu sekali, sekaligus sebagai sarana mempererat silaturrahmi WNI yang ada dikota kincir angin tersebut. (4ld)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com