MAKASSAR, Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) Makassar, Dr. Aminuddin Syam, SKM, M.Kes., M.Med.Ed, meyudisium 80 calon wisudawan dan wisudawati di Gedung Pascasarjana Unhas, Senin (24/6).
80 calon wisudawan dan wisudawati tersebut menurut Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset dan Inovasi FKM Unhas, Ansariadi, SKM, MSc.PH, PhD, masing-masing terdiri dari 12 peserta dari Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, 65 peserta dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan 3 peserta dari Program Studi Ilmu Gizi.
Dalam sambutannya, Dr. Amin, menyampaikan terima kasih kepada orang tua wisudawan dan wisudawati yang telah memberikan kepercayaan pada FKM Unhas untuk mendidik anak-anaknya, serta berpesan, bahwa kunci kesuksesan bukanlah terletak dari besar kecilnya Indeks Prestasi Komulatif (IPK), namun hal utama untuk mencapi kesuksesan adalah kejujuran,
“Hal yang menggembirakan adalah bahwa rata-rata lama studi mahasiswa kita adalah 3,7 tahun berbeda halnya dengan saya, yang membutuhkan waktu sampai 7,3 tahun dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di bawah 3, tetapi memang waktu itu IPK 3 jarang dijumpai,” terang Dr. Amin dengan nada kelakar.
Sementara itu, pada kesempatan berbeda Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, FKM Unhas, Prof Sukri Palutturi, melalui jejaring sosial WhatsApp kepada mediasulsel.com menjelaskan, bahwa ada hal baru yang berbeda dalam yudisium kali ini disbanding tahun sebelumnya, yaitu pemberian penghargaan berupa Taplus kepada sejumlah lulusan terbaik.
“Hal baru yang berbeda dibandingkan dari pelaksanaan yudisium ini adalah, Fakultas memberikan penghargaan berupa Taplus masing-masing sebesar Rp. 750.000 kepada lulusan terbaik baik Prodi S1, S2 maupun S3,” terang Prof. Sukri.
Kebijakan tersebut, lanjutnya, ditetapkan melalui Surat Keputusan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin Nomor: 4852/UN4.14/HK.04/2019, dengan menetapkan Heidy Christy Winarto, sebagai lulusan terbaik jenjang sarjana dengan IPK 3,91, serta masa studi 3 tahun 7 bulan.
Sementara lulusan terbaik program magister diberikan kepada lulusan Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Ajeng Dyah Pythaloka yang berhasil meraih IPK 3,93 dengan lama studi 1 tahun 7 bulan.
Selain itu, Dekan rencananya juga akan memberikan penghargaan kepada mahasiswa tidak hanya mereka yang sukses secara akademik tetapi juga kepada mereka yang tidak berhasil secara akademik, tetapi memiliki catatan prestasi kemahasiswaan.
Pada kesempatan tersebut, dekan juga menyampaikan, bahwa saat ini fakultas terus berbenah terutama dari aspek fisik, karena menurutnya hal terpenting adalah terciptanya rasa nyaman, sehingga dosen, pegawai dan mahasiswa, merasa betah tinggal di kampus.
“Dengan terciptanya rasa nyaman baik dosen, pegawai dan mahasiswa merasa betah tinggal di kampus dan produktifitas para dosen semakin meningkat, olehnya itu saat ini lantai 1 sementara dibangun ruangan untuk kelas Pendidikan Jarak Jauh untuk S2 dan S3, lantai 2 untuk ruangan luonge dan perbaikan ruangan senat fakultas dan lantai 3 untuk tambahan laboratorium,” pungkas Dr. Amin.
Hadir pada pelaksanaan yudisium ini adalah para Wakil Dekan, Ketua Gugus Penjaminan Mutu, Para Ketua Departemen, Para Ketua Program Studi, staf dosen, pegawai dan para orang tua calon wisudawan. (*/464ys)













