PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kasus 600 Zak Pupuk Subsidi di Bone, Belum Ada Tersangka • Paris Yasir Jenguk Pasien dan Tinjau IGD RSUD Jeneponto • Tinggalkan Cara Lama, Begini Modernnya Siswa SMPN 12 Makassar Ikut Kompetisi Belajarku • Appi Dijadwalkan Terima KTA Demokrat Hari Ini, Dua Hari Usai Tinggalkan Golkar • 40 Peserta Ikuti Pemagangan Nasional di Yogyakarta, Ini Kata Menaker • Lapas Mewah, Hukum yang Tak Lagi Setara •
Makassar

247 Kabupaten/Kota Terima Penghargaan Kota Layak Anak 2019 di Makassar

1084
×

247 Kabupaten/Kota Terima Penghargaan Kota Layak Anak 2019 di Makassar

Sebarkan artikel ini
Penghargaan Kota Layak Anak

MAKASSAR – Gelaran acara penghargaan Kota layak Anak (KLA) 2019 yang berlangsung di Kota Makassar, Sulawesi selatan diikuti oleh ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Puncak penghargaan Kota Layak Anak 2019 dihadiri langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, di Fourpoint By Sheraton Makassar, Selasa Malam (23/7/2019).

Sebanyak 247 kabupaten/kota tercatat memperoleh penghargaan kota layak anak (KLA) yang diberikan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Penghargaan Kota Layak Anak2

Ke 247 tersebut mendapatkan penghargaan untuk 5 kategori tingkatan yakni KLA Pratama, KLA Muda, KLA Nindya, KLA Madya dan KLA Utama.

Khusus tahun ini, Kementerian PPPA akan memberikan penghargaan pemerintah provinsi untuk dua kategori yaitu pelopor provinsi layak anak dan penggerak provinsi layak anak.

Dalam sabutannya, Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N Rosalin mengatakan bahwa Penerima penghargaan KLA 2019 meningkat 40% dari tahun sebelumnya.

“Penerima penghargaan KLA dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, angka penerima KLA tahun ini meningkat 40 persen dibanding tahun 2018, tahun lalu jumlah kabulaten kota yang meraih penghargaan hanya 177 kabupaten/kota,” kata Deputi Tumbuh Kembang Anak Kementerian PPPA, Lenny N Rosalin.

Penghargaan Kota Layak Anak3

Lenny menyebut, selain penganugerahan kota layak anak, Kemententerian PPPA juga meluncurkan model gereja layak anak dan deklarasi jurnalis kawan anak.

“Kita telah luncurkan masjid layak anak, malam ini akan ada model gereja layak anak, selain itu kita jiga mendeklarasikan jurnalis kawan anak, kita berharap bisa mewujudkan Indonesia Layak Anak di tahun 2030,” ucap Lenny.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise kembali menekankan pentingnya Kota layak Anak di seluruh wilayah Tanah Air.

“Anak berhak tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi, pemerintah daerah juga berkewajiban dan bertanggung jawab dalam menyelenggarakan perlindungan anak melalui pembenttukan Kabupaten/Kota layak anak. Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak merupakan kewajiban setiap kita semua, Mari kita berikan yang terbaik bagi 80 juta anak Indonesia. Mereka adalah generasi penerus bangsa kita ke depan. Mari wujudkan Indonesia layak anak tahun 2030, kata Menteri Yohana Yembise, dalam sambutannya.

Dalam gelaran acara tersebut para tamu undangan disuguhkan tarian khas kota anging mammiri yang dibawakan oleh pelajar SMP dan SMA se kota Makassar, selain itu pembacaan do’a juga dibawakan oleh anak-anak perwakilan dari 5 Agama yakni Islam, Khatolik, Protestan, Budha dan Hindu.[4LD]

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com