PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo • IAS Resmi Pimpin Golkar Sulsel, Target Kembalikan Kejayaan Beringin Mulai Dipertaruhkan • Fun Walk IKADIPA 2026, Alumni Lintas Angkatan Padati CPI Makassar • Geger Isu Guru Honorer Dilarang Mengajar pada 2027, PGRI Jeneponto Pastikan Itu Berita Hoaks • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Pengadaan Seragam Devile Porprov di Bone Disorot, Penyedia Disebut Tak Dipanggil Presentasi • Cegah Tawuran dan Geng Motor Meresahkan, Polda Sulsel Bina 18 Remaja di SPN • 21 Tahun Mengabdi, Letting Pegasus 31050/2 Kembali Merajut Persaudaraan di Wajo • IAS Resmi Pimpin Golkar Sulsel, Target Kembalikan Kejayaan Beringin Mulai Dipertaruhkan • Fun Walk IKADIPA 2026, Alumni Lintas Angkatan Padati CPI Makassar • Geger Isu Guru Honorer Dilarang Mengajar pada 2027, PGRI Jeneponto Pastikan Itu Berita Hoaks •
Takalar

Plt Gubernur Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Mahyajatul Qurra’ Takalar

1105
×

Plt Gubernur Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Mahyajatul Qurra’ Takalar

Sebarkan artikel ini
Plt Gubernur Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Mahyajatul Qurra' Takalar
Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra' Lassang, di Kabupaten Takalar, Ahad (14/3/2021).

TAKALAR—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menghadiri launching Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan dan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang, di Kabupaten Takalar, Ahad (14/3/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan H. Khaeroni, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI Muhammad Ali Ramdhani, dan Bupati Takalar Syamsari Kitta.

Plt Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pembangunan pondok pesantren tersebut. Menurutnya hadirnya pesantren ini merupakan salah satu bentuk program pencegahan dini radikalisme.

“Jadi itu penting sekali bagaimana pencegahan dini terhadap radikalisme. Dengan melakukan itu Insha Allah kita membentuk karakter anak kita yang bagus akhlaknya, punya imun untuk anti radikalisme sehingga kedepan kita bisa menjadi penerus bangsa yang bebas dari paham-paham yang menyimpang,” tegasnya kepada awak media.

Plt Gubernur berharap melalui pesantren, Sulawesi Selatan bisa melahirkan generasi yang lebih baik dan Islami.

“Karena modal investasi kita adalah SDM (Sumber Daya Manusia),” tegasnya.

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H. Khaeroni dalam sambutannya menjelaskan pembangunan Pondok Pesantren ini merupakan upaya untuk memperkokoh nilai agama masyarakat Sulawesi Selatan.

“Dipilihnya madrasah ini atas pertimbangan perlunya memperkokoh nilai agama di teritorial wilayah selatan Sulsel dan sebagai penyeimbang teritorial wilayah Utara Sulsel,” katanya.

Khaeroni mengungkapkan pihaknya saat ini tengah mempersiapkan program pembangunan beberapa madrasah untuk membentengi etika moral bangsa melalui pendidikan anak-anak secara dini.

Program madrasah tersebut, kata Khaeroni, yakni Madrasah Luar Biasa yang dibangun untuk memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat berkebutuhan khusus, Madrasah Kebahasaan, Madrasah Edukasi Alam, Asrama Anak Pulau, dan juga membangun Madrasah Tertinggal di Kabupaten Kota.

Bupati Takalar Syamsari Kitta menyambut baik pembangunan pondok pesantren tersebut.

“Dengan kehadiran ponpes ini tidak hanya untuk menaikkan level rata-rata lama sekolah di Kabupaten Takalar, tapi juga menaikkan tingkat kesholehan masyarakat kita,” ujarnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Muhammad Ali Ramdhani berharap pondok pesantren ini dapat melahirkan ulama pemimpin bangsa untuk dapat berkontribusi besar kepada negara.

“Pembangunan pesantren ini menjadi upaya pengokohan kelimuan melalui lembaga pendidikan Islam yang dibantu semua pihak untuk melahirkan insan berilmu,” terangnya.

Sekedar diketahui, pembangunan pondok pesantren Mahyajatul Qurra’ Lassang ini dibangun atas Wakaf Pendidikan Madrasah dan Ponpes Kanwi Kemenang Provinsi Sulsel melalui program Gerakan Sejuta Koin Wakaf Pendidikan. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com