PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi ProgramPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.The Death of ExpertisePolsek Manggala Gerak Cepat Bekuk Terduga Pelaku Curat Laptop WargaAppi Tantang Kepala TPA Tamangapa Ubah Sistem Pengelolaan SampahKemarau Makin Panjang, Gubernur Sulsel dan Ribuan Warga Gelar Salat IstisqaToraja Utara Masuk 5 Besar Kasus HIV Sulsel, PKK Gencarkan Edukasi di 21 KecamatanSidrap Punya 126 Inovasi, Pemkab HSU Datang Belajar dan Replikasi Program
Makassar

Buka Sosialisasi Perda Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an, Rudianto Dorong Tuntaskan Buta Aksara Al-Quran

743
×

Buka Sosialisasi Perda Pendidikan Baca Tulis Al Qur’an, Rudianto Dorong Tuntaskan Buta Aksara Al-Quran

Sebarkan artikel ini
Buka Sosialisasi Perda Pendidikan Baca Tulis Al Qur'an, Rudianto Dorong Tuntaskan Buta Aksara Al-Quran
Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, menggelar kegiatan Sosialisasi Perda Nomor, 01 Tahun 2012, tentang pendidikan baca tulis Al Qur’an, di hotel condotel Makassar, Sabtu, (26/02/2022).

MAKASSAR—Ketua DPRD Kota Makassar, Rudianto Lallo, menggelar kegiatan Sosialisasi Perda Nomor, 01 Tahun 2012, tentang pendidikan baca tulis Al Qur’an, di hotel condotel Makassar, Sabtu, (26/02/2022).

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber diantaranya Kabag Kesra Pemkot Makassar, Muhammad Syarief, dan Irwan yang hadir sebagai tokoh agama.

Rudianto Lallo mengatakan, kehadiran Perda Baca Tulis Alqur’an merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam membangun masyarakat dari buta aksara Alqur’an. utamanya bagi anak-anak yang masih bersekolah.

“Orang tua harus menjadi garda terdepan dalam memberikan dasar dasar pendidikan agama kepada anak. dalam perda ini anak diharuskan mampu memahami dan membaca Alquran dengan baik,” kata Rudianto Lallo.

Kendati demikian, Rudianto Lallo menyampaikan jika dalam perda ini, Pemerintah telah bertanggung jawab sepenuhnya dalam menuntun anak-anak dapat memahami Baca Tulis Alquran mulai dari menyiapkan guru mengaji, hingga insentifnya dalam setiap bulan.

Salain itu, RL mendorong peningkatan baca tulis Al-Quran di Kota Makassar guna menuntaskan buta aksara Al-Quran.

“Sehingga tidak ada lagi alasan anak-anak kita tidak dapat baca tulis alquran. Pemerintah telah menjamin itu melalui perda nomor 1/2012 ini,” tutur Rudianto Lallo.

Kabag Kesra Pemkot Makassar, Muhammad Syarief menambahkan pada 2022 ini mengupayakan seluruh warga Kota Makassar dapat baca tulis alquran sesuai dengan anjuran perda nomor 1 /2012 tentang baca tulis Alquran.

“Jadi orang tua, bapak-bapak dan ibu-ibu kita sasar. guru mengaji yang mendatangi mereka. itu upaya kami pada tahun ini, semoga dapat terlaksana dengan baik,” ujar M Syarief.

Program guru mengaji mendatangi warga yang belum sama sekali dapat baca tulis alquran telah dimasukkan menjadi program perioritas di Pemkot Makassar, melalui kesra. Menurut dia, ribuan warga kota belum dapat baca tulis alquran dengan baik.

“Dengan adanya program ini, akan banyak dapat tercipta tanpa diprogramkan khusus. misalnya, sinergitas dengan pemerintah tetap terjaga, menambah atau memperdalam pendidikan agama, dan saya yakin jika pendidikan kita kuat, apalagi agama maka mengurangi kriminal di Kota Makassar,” ujarnya.

Narasumber kedua, Irwan menyampaikan perda tersebut hadir memotivasi orang tua untuk kewajiban anaknya untuk belajar Al-Qur’an.

“Maksud dan tujuan, hadirnya perda ini pemerintah benar benar konsen memotivasi semua orang tua mewajibkan anak anaknya untuk belajar al quran,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com