Memuat Ramadhan...
Memuat waktu Makassar...
BMKG
Memuat data BMKG Sulsel...
LIVE
Daerah

Gowa Lokus Ranperda Pendidikan dan Lahan Kritis DPRD Prov Sulsel

565
×

Gowa Lokus Ranperda Pendidikan dan Lahan Kritis DPRD Prov Sulsel

Sebarkan artikel ini

Mediasulsel.com, Peraturan Daerah (Perda) Kab Gowa mengenai wajib belajar yang sudah dicanangkan sejak tahun 2010 menarik perhatian anggota DPRD Provinsi Sulsel. Kondisi ini terlihat ketika Kabupaten Gowa dipilih sebagai lokus kunjungan Pansus DPRD Provinsi Sulsel yang sedang menggodok Ranperda Wajib Belajar 12 Tahun.

“Baru Pemda Gowa yang memiliki Perda seperti ini sehingga tim kami datang ke Gowa untuk mendapatkan penjelasan sebagai guide kami sekaligus mengetahui apa kendala yang dihadapi dalam Ranperda Wajib Belajar,” urai Ketua Rombongan Pansus Ranperda Pendidikan Hj. Rusni Kasman ketika diterima secara resmi di Baruga Karaeng Pattingalloang Jumat ( 14/10).

Kehadiran Pansus DPRD Provinsi Sulsel ini diterima langsung oleh Sekretaris Kabupaten Gowa, H. Muchlis. Bersama pimpinan SKPD Dinas Pendidikan dan Dinas Kehutanan Kab Gowa.

Sekda Gowa, menyambut hangat kedatangan rombongan Pansus ini. Menurutnya Perda No 10 tahun 2009 tentang Wajib Belajar merupakan kelanjutan dari Perda Pendidikan Gratis No 4 tahun 2008. ” Gowa memiliki Ranperda perda pendidikan gratis membuka akses seluruh siswa usia Wajib belajar untuk masuk bersekolah menerima layanan proses belajar mengajar. Tidak cukup dengan itu maka dibuat Perda Wajib belajar terkandung sanksi jika ortu memiliki ortu yang tidak menyekolahkan anaknya ada sanksi kurungan badan atau denda.
Sampe saat ini sanksi belum ada tapi ini menjadi motivasi bagi orang tua untuk menyekolahkan anaknya,” jelas Muchlis.

Lebih lanjut Mantan Kepala Bapedda Gowa ini juga menjelaskan,” Perda wajib belajar melibatkan semua pemangku kepentingan membangun kesepakatan hingga lahirnya Perda Wajib belajar. So far so good sebagai suplemen terhadap Perda pendidikan gratis mendukung dan menjadi mozaik Sebagi Gowa tampil sebagai pionir inovasi dalam pendidikan,” tambahnya.

Bahkan menurut H. Muchlis Gowa bersedia menjadi laboratorium. Kami siap menjadi laboratorium untuk pendidikan menciptakan inovasi untuk kemajuan anak bangsa,” tawarnya di hadapan anggota Pansus.

Bersamaan dengan penerimaan ini juga diterima Pansus Ranperda Lahan Kritis. Bertindak sebagai ketua rombongan, H. Husmaruddin.

” Lahan kritis menjadi perhatian saat ini, menjadi isu pembicaraan diskala nasional dan internasional. Fokusnya bagaimana memperbaiki lahan kritis dan mengembalikan fungsinya. Lahan kritis yang ada di dalam hutan maupun hutan lindung” jelas ketua rombongan.

Penerimaan diakhiri dengan penyerahan souvenir kepada kedua Ketua Pansus (*)

HUT Kota Belopa ke-XIV
Daerah

LUWU – Rektor Unismuh Makasaar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim SE MM, menghadiri HUT Kota Belopa ke-XIV, selaku ibu kota Luwu Timur, Kamis (13/3/2020). Kehadiran rektor kali ini sekaligus…

KSP Berkat
Daerah

Bulukumba : Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Berkat yang berkantor pusat di Bulukumba, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke 51.di Hotel Agri Bulukumba,(25-2-19),yang dihadiri langsung oleh Bupati Bulukumba Andi Syukri A….

lutra
Daerah

Lutra: Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara melalui Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Kabupaten Luwu Utara,pada tanggal 21sampai 22 Februari 2019 kemarin, sukses menyelenggarakan Pelatihan Manajemen Pengelolaan Koperas yang diikuti…

Harjuma : Akademi Tehnik Soroako Akan Menambah Dua Prodi Baru
Daerah

SOROAKO – Civitas akademik kampus sedang mempersiapkan penambahan pembukaan dua prodi baru. Kedua prodi itu yakni, Teknik Komputer dan Teknik Otomotif. Demikian ditegaskan Direktur Akademi Tehnik Soroako (ATS), Harjuma, S.ST,…

Pengurus LDII Silaturahim dengan Walikota Palopo 01
Daerah

PALOPO – Walikota Palopo Drs HM Judas Amir MH menerima kunjungan silaturahim Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sulawesi Selatan dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah…

Jelang Musda ke-2, LDII Luwu Utara Gelar Silaturahim
Daerah

MASAMBA – Umat muslim seyogyanya menginternalisasikan dan mengamalkan nilai-nilai budi pekerti yang luhur dalam kehidupan keseharian. Sekaitan dengan itu, warga Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) diajak berbudi pekerti yang baik,…

Konten dilindungi Β© Mediasulsel.com