Advertisement - Scroll ke atas
Ekonomi

Aktivitas Ekonomi Masyarakat Meningkat Jelang Nataru, BI Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp3,17 triliun

1089
×

Aktivitas Ekonomi Masyarakat Meningkat Jelang Nataru, BI Sulsel Siapkan Uang Tunai Rp3,17 triliun

Sebarkan artikel ini
Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan
Bank Indonesia. (Foto: Ilustrasi)

MAKASSAR—Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan uang tunai menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2021, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan (BI Sulsel) menyiapkan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan uang tunai dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai dan layak edar.

BI Sulsel memperkirakan arus keluar uang tunai (outflow) pada periode Nataru Tahun 2021 sebesar Rp3,17 triliun meningkat sebesar 6,02% (yoy) dibandingkan periode sebelumnya tahun 2020 sebesar Rp2,99 triliun.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

Kepala Bank Indonesia Sulsel Causa Imam Kirana mengatakan Besarnya penyediaan uang tunai tersebut didasari pertimbangan aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin meningkat seiring dengan penurunan level PPKM di berbagai daerah.

BI Sulsel bersinergi dengan perbankan dalam memaksimalkan pendistribusian uang di berbagai wilayah termasuk melalui kas titipan agar perbankan Sulsel memiliki kecukupan persediaan uang secara jumlah dan pecahan.

Dalam pelaksanaannya, BI Sulsel mewajibkan bank dan Penyelenggara Jasa Pengolahan Uang Rupiah (PJPUR) untuk menjaga ketersediaan uang dengan kualitas baik dan optimal, termasuk pada Anjungan Tunai Mandiri (ATM).

Selain itu Bank menyediakan layanan penukaran uang kepada masyarakat di loket perbankan, sehingga masyarakat dapat memperoleh pecahan uang sesuai dengan kebutuhannya.

Untuk memastikan seluruh kegiatan pengolahan uang sesuai dengan aspek K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), masyarakat yang akan melakukan penukaran uang, BI Sulsel menghimbau agar penukaran dapat dilakukan secara kolektif, guna tetap menjaga physical distancing.

Pihak bank yang menyediakan loket penukaran, agar dipastikan seluruh proses penukaran sesuai dengan protokol pencegahan COVID-19.

Bank Indonesia berkomitmen untuk menyediakan kebutuhan uang tunai secara cukup, dan terus mendorong masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara non-tunai baik melalui digital banking, uang elektronik, maupun pemakaian QR Indonesia Standard (QRIS).

Perkembangan infrastruktur digital yang semakin berkembang diimbangi dengan kerangka aturan yang memadai telah mendukung terciptanya transaksi pembayaran non tunai dengan cepat, murah, mudah, aman, dan handal (cemumuah) sehingga mengarah pada terwujudnya less cash society. (*)

error: Content is protected !!