MAKASSAR—Ketua Fraksi Nasdem DPRD Kota Makassar, Ari Ashari Ilham, mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengadakan pelatihan khusus terkait teknologi artificial intelligence (AI) untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan pemerintahan.
Ari menilai bahwa meskipun Pemkot Makassar telah memanfaatkan AI, penggunaannya masih terbatas pada alat bantu (tools), tanpa penerapan lebih mendalam seperti dalam pengambilan keputusan strategis.
“Pemkot selama ini sudah menggunakan AI, tetapi masih sebatas tools, belum pada tingkat pengambilan keputusan,” ujarnya saat menjadi narasumber diskusi publik bertajuk “Artificial Intelligence Dalam Transformasi Pemerintah dan Pilkada”, yang digelar oleh Sekretariat DPRD Makassar di Hotel Aston, Senin (5/8/2024).
Ia menambahkan bahwa saat ini pemahaman terkait AI di kalangan jajaran Pemkot baru sekitar 30 persen. Oleh karena itu, pelatihan AI diperlukan untuk mempersiapkan SDM menghadapi era transformasi digital yang semakin cepat.
Dalam diskusi yang sama, Kepala Bappeda Kota Makassar, A. Zulkifly, menyampaikan bahwa transformasi digital telah menjadi bagian dari visi jangka panjang pembangunan Kota Makassar selama 20 tahun ke depan.
Sejak 2014, Makassar telah menerapkan program Smart City, terutama dalam pelayanan publik seperti pembayaran pajak secara digital. Namun, Zulkifly mengakui bahwa implementasi teknologi yang lebih canggih seperti AI membutuhkan kesiapan SDM dan infrastruktur yang lebih matang.
Usulan pelatihan AI ini sejalan dengan visi Kota Makassar untuk terus berinovasi, menjadikan teknologi sebagai katalisator pembangunan dan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat. (*/4dv)













