Advertisement - Scroll ke atas
Sulsel

Bahas Energi Bersih hingga Pendidikan Vokasi, Wagub Sulsel Terima Dubes Swiss di Makassar

998
×

Bahas Energi Bersih hingga Pendidikan Vokasi, Wagub Sulsel Terima Dubes Swiss di Makassar

Sebarkan artikel ini
Bahas Energi Bersih hingga Pendidikan Vokasi, Wagub Sulsel Terima Dubes Swiss di Makassar
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Selasa, 6 Mei 2025.

MAKASSAR—Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Swiss untuk Indonesia, Olivier Zehnder, di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Selasa, 6 Mei 2025.

Pertemuan ini membahas peluang kerja sama multisektor antara Pemerintah Provinsi Sulsel dan Pemerintah Swiss, mencakup energi terbarukan, pendidikan vokasi, transportasi berkelanjutan, hingga pariwisata.

Advertisement
Scroll untuk melanjutkan

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyambut baik inisiatif Pemerintah Swiss. Kami percaya, kolaborasi ini bisa memperkuat daya saing daerah dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujar Fatmawati dalam pernyataannya.

Sulsel dinilai punya potensi besar di bidang energi bersih, seperti yang ditunjukkan lewat keberadaan PLTB Sidrap dan Jeneponto. Pemerintah provinsi juga menaruh perhatian serius terhadap peningkatan kualitas SDM melalui pendidikan vokasi, termasuk pelatihan keterampilan berbasis industri.

Fatmawati menyebut sektor pariwisata dan transportasi juga menjadi area strategis yang terbuka untuk dikembangkan bersama mitra internasional, termasuk Swiss.

Menanggapi hal itu, Dubes Olivier Zehnder menegaskan komitmen Swiss untuk mendukung pembangunan di Sulsel melalui transfer teknologi, penguatan kapasitas, serta program kerja sama teknis.

Ia juga mengatakan bahwa sejumlah proyek yang sudah berjalan, seperti pelatihan tenaga kerja dan pengembangan rantai pasok kakao oleh Swisscontact.

Program pendidikan vokasi juga menjadi sorotan, di mana politeknik di Sulsel telah menjadi mitra dalam program Skills for Competitiveness (S4C) yang didukung Pemerintah Swiss melalui SECO.

Kunjungan ini merupakan bagian dari Program Kerja Sama Pembangunan Indonesia–Swiss 2025–2028. Program tersebut berfokus pada tiga pilar utama: efisiensi sektor publik dan daya saing ekonomi, infrastruktur berkelanjutan, serta penguatan kapasitas SDM.

Sejumlah proyek Swiss selama ini telah hadir di berbagai wilayah Sulsel. Di antaranya, Sustainable Cocoa Production Program (SCPP) di Bone, Luwu, Soppeng, dan Luwu Timur; Skills for Competitiveness (S4C) di Bantaeng; serta program pengembangan pariwisata berkelanjutan WISATA di Toraja. (*/4dv)

error: Content is protected !!