MAKASSAR—Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kota Makassar Firman Pagarra menemukan masih adanya pelaku usaha di kota Makassar yang ingin menghindari pembayaran pajak.
Firman mengaku bakal melakukan pembenahan untuk mendorong penggunaan alat perekam pajak di tempat usaha.
“Hingga kini dari 700 alat yang terpasang, sebagian besar membandel dan tidak mengaktifkan sehingga kita akan melakukan pengawasan lebih ketat, sehingga penerimaan pajak bisa semakin maksimal untuk pembangunan kota Makassar,” bebernya.
Ia juga mengaku wajib pajak di kota Makassar ada ribuan dan biasa ada pelaku usaha yang matikan alat yang telah dipasang
“Itu yang terpasang, wajib pajaknya ada ribuan. Itu biasa dia matikan (pelaku usaha), jadi nanti kalau dia begitu ada notifikasi barulah laskar pelangi ini turun. Tidak usah dijagai sepanjang hari, banyak itu yang dibutuhkan,” tutupnya. (*)












![Tri Lamappaenre Siap Kawal 5 Misi APSI, Satpam Indonesia Didorong Naik Kelas 15 Ketua DPD Asosiasi Profesi Satpam Indonesia (APSI) Sulawesi Selatan, Muh. Tri Lamappaenre, bersama Penasehat APSI , Komjen Pol [P] Ahwil Lutan,SH MH & Dirbinpotmas Baharkam Polri Brigjen Pol Rudi S, SIK,MH bersama sejumlah Pengurus DPD APSI lainnya, dalam Rakernas APSI di Semarang.](https://www.mediasulsel.com/wp-content/uploads/2026/11/Triyono-180x130.webp)
