MAKASSAR—Polsek Manggala Polrestabes Makassar bergerak cepat menanggapi laporan keributan antar warga di Komplek Aditarina, Jalan Ujung Bori, Kelurahan Bitowa, Minggu dinihari (2/2/2025).
Unit Resmob bersama piket fungsi, dipimpin oleh Pawas Iptu Yasin Huda, segera tiba di lokasi untuk melerai keributan dan melakukan penyisiran di sekitar kompleks.
Setelah membubarkan kerumunan warga, petugas menemukan seorang pria berinisial RZ, seorang security yang membawa senjata tajam jenis samurai.
Saat diinterogasi, RZ juga mengakui kepemilikan senapan angin beserta pelurunya yang ditemukan di lokasi.
Keributan bermula dari dua pemuda yang tersinggung dengan pengendara motor berknalpot brong yang memainkan tuas gas.
Keduanya kemudian mengejar pengendara motor tersebut, namun dihadang oleh sekitar sepuluh orang yang mengancam mereka dengan busur. Kedua pemuda itu pun akhirnya dianiaya oleh kelompok tersebut.
Kapolsek Manggala, Kompol Semuel To’Longan, SH, MH, MSi, menjelaskan bahwa keributan di komplek tersebut sering kali terjadi akibat masalah sepele.
Beruntung, petugas dengan sigap tiba di lokasi sehingga tidak terjadi keributan yang lebih besar yang dapat menimbulkan korban luka maupun jiwa.
“Kami sering kali menerima laporan keributan di komplek ini, bahkan dalam sepekan bisa terjadi 2 hingga 3 kali. Kami sudah sering mengimbau kepada warga untuk tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, dan jika ditemukan perbuatan pidana, kami akan tindak tegas,” papar Kompol Semuel.
Terkait kejadian dini hari tadi, Kompol Semuel membenarkan bahwa anggotanya mengamankan RZ karena membawa dan menguasai senjata tajam jenis samurai serta senapan angin lengkap dengan puluhan butir peluru.
Saat ini, RZ sedang dalam proses pendalaman untuk mengungkap aktor yang selalu menjadi pemicu keributan antar warga di Komplek Aditarina.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Keamanan dan ketertiban masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya. (*)













