MAKASSAR—Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulsel akan melaksanakan apel siaga dalam rangka persiapan para petugas lapangan dalam memasuki musim tanam bulan oktober sampai maret.
Kepala Dinas TPH-Bun Provinsi Sulawesi Selatan, Imran Jausi mengatakan, musim tanam oktmar atau bulan oktober sampai maret harus dikawal dengan baik, makanya dilakukan apel siaga di IKBH Sudiang.
“Hari rabu pagi, kami lakukan apel siaga dalam rangka persiapan para petugas lapangan kami sebelum memasuki musim tanam oktober maret musim tanam yang harus dikawal dengan baik,” ujar Imran.
“Kita hadirkan petugas lapangan, penyuluh tanaman pangan dan perkebunan, karena semua harus dipastikan baik bibit dan lainnya, termasuk petugas pengendali penyakit tanaman bisa hama tikus, wereng dan lainnya,” lanjutnya.
Apel siaga akan dihadiri Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan, diharapkan akan memberikan semangat dan motivasi. “Harapan kami Bapak Pj Gubernur hadir dan memberikan motivasi kepada mereka sehingga pada bulan september ini dan oktober puncak musim kemarau bisa tetap menamam yang ada saat ini ada 24 ribu hektar,” kata Imran Jausi.
“Dengan memamfaatkan kompanisasi bantuan dari Kementerian Pertanian (Kementan). Kita harus dikawal sehingga tetap menaman, kalau bulan November Desember sudah masuk musim hujan,” sambungnya.
Kemudian pada apel siaga ini akan dilakukan penyerahan benih dan alsintan serta penanaman pohon. “Kami lakukan hal berbeda, ada bantuan benih dan alsintan, ada juga penanman pohon, tidak ada pertanian tanpa penanaman,” jelasnya.
“Yang menarik kenapa dilaksanakan di sudiang yang dua tahun lalu di Kabupaten Bone yang hadirkan 2000 orang, tahun kemarin di Gor Sudiang dan tahun ini di IKBH sudiang, karena tahun ini mutlak milik kita yang dulu di serobot oleh masyarakar bahkan kita sampai Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi (PT), Mahkamah Agung (MA) dan kasasi alhamdulillah kita menang sehingga semua clear dan inkrah makanya kita mamfaatkan dengan baik tempat ini,” pungkasnya. (*/4dv)













