Beranda » Sulsel » Biro Humas dan Protokol Jatim Studi Tiru di Pemprov Sulsel
Biro Humas dan Protokol Jatim Studi Tiru di Pemprov Sulsel
Sulsel

Biro Humas dan Protokol Jatim Studi Tiru di Pemprov Sulsel

MAKASSAR — Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menerima kunjungan Biro Humas dan Protokol Pemprov Jawa Timur di Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumiharjo Makassar, Senin (14/1).

Kunjungan mereka dalam rangka studi tiru.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepal Biro Humas dan Protokol Jatim Aries Agung Paewai diterima langsung oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sulsel Devo Khaddafi, Kepala Bagian Humas Amrullah Hanafie, Kasubag Publikasi Elvira Jayanti, Kasubag Pengumpulan Informasi dan Dokumentasi Aulia dan Kasubag Layanan dan Penyaringan Informasi Kamaruddin.

Devo Khaddafi menjelaskan, kedatangan mereka untuk melakukan studi tiru dan sharing pengalaman.

“Mereka melakukan studi tiru, melakukan kunjungan, sharing pengalaman, sering ilmu dan sharing tentang program-program kehumasan yang ada di Pemprov Sulsel yang kira-kira dirasakan oleh teman-teman Biro Humas yang ada di Jawa Timur cocok untuk diterapkan di Jawa Timur,” kata Devo.

Biro Humas dan Protokol Sulsel juga menjelaskan pola-pola kerjasama yang sudah dilakukan di Humas Sulsel, diantaranya Humas Coffee Morning dan Humas Expo.

“Salah satunya adalah tentang bagaimana Humas Coffee Morning dilaksanakan. Kemudian ada program yang namanya Humas Expo di mana memberikan panggung atau ruang kepada humas-humas kabupaten-kota di SulSel untuk berkreasi,” sebutnya.

Lanjut Devo, program lainnya yakni
program yang diberi nama Forum Humas Sulsel, dimana Forum Humas Sulsel ini menjadi sebuah wadah non-formal bagi humas di Sulsel untuk bertukar informasi, sharing-sahring pengalaman dan lainnya.

Program-program ini, ujar Devo mendapat sambutan positif. Dan akan coba diterapkan di Jatim. Dan untuk mempercepat quick respon terhadap isu negatif.

“Mereka mengapresiasi terkait terobosan-terobosan terkait kehumasan yg di lakukan oleh Humas Sulsel,” ujarnya.

Sementara Biro Humas dan Protokol Jawa Timur dalam kunjungan ini tidak terlalu banyak membahas program mereka.

Tambah Devo, sharing lainnya adalah tentang terjadi pergantian pimpinan atau pergantian gubernur, bagaimana humas harus bekerja.

Karena di Jatim akan dilakukan pergantian Gubernur sedangkan Sulsel telah dilalui.

“Kami jelaskan adalah memang perlu segera dilakukan kalau ada pergantian, memberikan informasi seluas-luasnya kepada media tentang program dari gubernur, karena itu akan yang paling banyak ditanyakan oleh media nantinya,” pungkasnya.(*)