SIDRAP – Keberhasilan Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) meraih predikat sebagai daerah terbaik di Sulawesi dalam penanganan kemiskinan dan penurunan stunting tidak membuat Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, berpuas diri. Sebaliknya, capaian tersebut dijadikan momentum untuk mendorong seluruh aparatur pemerintah keluar dari pola kerja biasa dan menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Pesan itu disampaikan Syaharuddin saat memimpin Upacara Integrasi Nasional tingkat Kabupaten Sidrap di Lapangan Upacara Kompleks Kantor SKPD Sidrap, Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watang Pulu, Rabu (17/6/2026).
Menurut Syaharuddin, apresiasi yang diberikan Kementerian Dalam Negeri kepada Sidrap sebagai daerah terbaik dalam penanganan kemiskinan dan penurunan stunting di wilayah Sulawesi merupakan bukti nyata kerja kolektif seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.
“Prestasi ini merupakan gambaran nyata kinerja pelaksanaan pemerintahan,” kata Syaharuddin.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, serta masyarakat yang telah berkontribusi dalam pencapaian tersebut.
Namun, Syaharuddin menegaskan bahwa prestasi itu tidak boleh membuat aparatur terlena. Ia meminta seluruh ASN dan perangkat daerah terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan terobosan baru.
“Jangan bekerja yang standar-standar saja, bekerja out of the box. Tunjukkan prestasi. Kami membuka ruang seluas-luasnya kepada seluruh aparat untuk berinovasi dan berkreasi dalam bekerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai budaya inovasi harus menjadi bagian dari kinerja birokrasi agar Sidrap mampu mencetak lebih banyak prestasi di berbagai sektor pembangunan.
Dalam kesempatan itu, Syaharuddin juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan semangat pengabdian sebagai aparatur negara. Menurutnya, Upacara Integrasi Nasional menjadi sarana untuk memperkuat kembali komitmen pelayanan kepada masyarakat melalui penghayatan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945, Sapta Marga, Tri Brata, dan Panca Prasetya Korpri.
Rangkaian kegiatan turut diwarnai pelepasan tujuh truk telur dari Sidrap menuju sejumlah daerah, pelepasan 47 peserta Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) ke Gorontalo, pengumuman pemenang Olimpiade Sains Madrasah (OSM), pelepasan peserta Orion ke-4, peserta Olimpiade Nasional (Omnas) ke-15, peserta JSO, serta penampilan senam matematika atau sempoa.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Sidrap Andi Rahmat Saleh, Kasdim 1420/Sidrap Mayor Inf Wahyudi, Wakapolres Sidrap Kompol Sumardi, Kasubsi 1 Intel Kejaksaan Negeri Sidrap Jemmi, Hakim Pengadilan Negeri Sidrap Fuadil Umam, serta sejumlah pimpinan instansi vertikal dan kepala perangkat daerah.
Peserta upacara terdiri atas personel Kodim 1420/Sidrap, Polres Sidrap, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta seluruh ASN Pemerintah Kabupaten Sidrap. (4dy/4dv)













