Beranda » Advertorial » Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Lewat HP dan ATM
Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Lewat HP dan ATM
Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Lewat HP dan ATM
Advertorial

Cara Mudah Bayar Pajak Kendaraan Lewat HP dan ATM

MAKASSAR – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel yang mengelola 25 Samsat di Sulsel membuat sejumlah inovasi untuk memudahkan masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB). Membayar pajak kendaraan kini lebih mudah.

Selain di loket, pembayaran pajak juga dapat dilakukan melalui ponsel atau melalui anjungan tunai mandiri (ATM), Berikut tutorialnya.

  1. Cari aplikasi Sulselbar Mobile di Play Store (android).
  2. Download aplikasi mobile banking Anda


3. Registrasi di Bank Sulselbar terdekat
4. Usai registrasi, silahkan login dimobile banking Anda


5. Selanjutnya pilih menu pembayaran.
6. Pilih Menu Generate Kode Bayar Samsat.


7. Masukkan data-data kendaraan seperti Nomor Polisi, Nomor Rangka, Nomor Induk Keluarahan. Nomor handphone, dan e-mail Anda dengan benar. Pastikan NIK dan Nomor HP Anda aktif di samsat asal kendaraan Anda terdaftar. Pastikan nama sesuai dengan di BPKB. Jika belum maka akan mendapatkan respon data tidak ada. Untuk mengetahui apakah kendaraan Anda telah terdaftar NIK-nya di samsat silahkan cek di lembar surat ketetapan pajak daerah (SKPD) atau di STNK apakah nomor identitas telah tercantum.

  1. Setelah data kendaraan sudah terisi dengan benar silahkan klik tombol proses. Jika data kendaraan sudah benar, klik lanjutkan pembayaran.
  2. Pada menu kode bayar tekan tombol panah atas kanan, untuk proses ke pembayaran.

10. Periksa kembali data pembayaran kendaraan anda, kemudian masukkan PIN Mobile Banking anda. Lalu tekan tombol panah di sudut kanan atas, untuk konfirmasi pembayaran. Jika berhasil maka tampilannya seperti pada gambar dibawah.

Kasi Data dan Informasi, M Kiblat Said, mengatakan, setelah membayar pajak melalui ponsel, masyarakat diberikan waktu selama sebulan untuk mengesahkan (menstempel) STNK sekaligus untuk mendapatkan SKPD pajak.

“Bukti transaksi di ponsel bisa dibawa ke semua samsat di Sulsel, termasuk di samsat keliling. Nantinya petugas akan menstempel STNK dan memprint SKPD (notice) pajak,” ujarnya, Senin (19/11).

Pembayaran Melalui ATM

Selain melalui ponsel, kemudahan lain yang diberikan Bapenda Sulsel adalah pembayaran pajak kendaraan melalui anjungan tunai mandiri (ATM). Untuk membayar PKB melalui ATM, pastikan nomor ponsel dan nomor KTP Anda terdaftar di samsat asal kendaraan Anda.

Pertama, Anda harus mendapatkan kode billing, ada dua cara mendapatkan kode billing yakni mendownload aplikasi e-Samsat Sulsel di android Anda, atau melalui SMS ke 99250.

Untuk mendapatkan kode melalui aplikasi Anda harus mengisi formulir pada aplikasi, antara lain, wilayah, nomor polisi kendaraan, nomor rangka, nomor induk kependudukan (NIK), nomor ponsel, dan e-mail. Setelah itu akan muncul data kendaraan dan kode billing untuk transaksi ATM.

Sedangkan untuk mendapatkan kode billing melalui SMS, cukup mengetik Esamsat (spasi) nomor rangka (spasi) nomor NIK (spasi) samsat asal kendaraan. Contoh: Esamsat ABC1234567 199907070003 Makassar.

Setelah mendapat balasan, ketik OK. Kemudian Anda akan menerima SMS berisi jumlah yang harus dibayar dan kode bayar untuk transaksi melalui ATM.

Setelah mendapat kode bayar atau kode billing, segeralah ke ATM terdekat. Setelah masuk ke menu ATM, pilih transaksi lainnya, lalu pilih samsat. Kemudian masukkan kode bayar yang telah Anda peroleh.

Setelah mendapat struk bayar, silahkan ke kantor samsat terdekat atau ke samsat keliling untuk mendapatkan stempel pengesahan.

“Batas waktu ke samsat sekitar sebulan sejak mendapatkan struk pembayaran. Dikhawatirkan tulisan pada struk akan hilang jika tak segera ke samsat,” ujarnya. (advertorial)