Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

PINRANG – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. Dampak dari penyebaran Covid-19, kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tidak bisa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pihak Direktorat Penelitian dan Pengandian Masyarakat (DPPM) Universitas Muhammadiyah Malang memberikan tawaran baru kepada mahasiswa sebagai pengganti kegiatan KKN berupa Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Bhaktimu Negeri yang bisa dilaksanakan di daerah asal mahasiswa masing-masing, baik secara daring ataupun langsung terjun ke masyarakat.

PMM UMM kelompok 48, beranggotakan dua orang yaitu, Farhan Faturahman dan Saafitri Nur, didampingi oleh Dosen pendamping Denar Regata Akbi, S.Kom M.Kom.

Penyebaran Covid-19 di Indonesia sudah semakin meluas diiringi dengan jumlah kasus yang masih terus meningkat sehingga berdampak ke berbagai aspek.

Menyambut era new normal, semua sektor diminta untuk bergerak dan beradaptasi dengan melakukan perubahan perilaku atau kebiasaan dalam menjalankan aktivitas seperti biasa namun dengan selalu menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

Kegiatan PMM UMM kelompok 48 bertema edukasi tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tempat kerja dan pelaksanaan operasional pabrik sesuai dengan protokol kesehatan.

Melihat keunggulan sektor pertanian di daerah kabupaten Pinrang. Sejalan dengan produksi padi yang melimpah, maka pertumbuhan industri penggilingan padi terus meningkat.

“Oleh karena itu, kami terinspirasi memberikan edukasi di industri penggilingan padi dan beras yang harus terus bergerak untuk memproduksi dan mendistribusikan beras selama masa pandemi ini, mengingat beras sebagai makanan pokok masyarakat Indonesia”, ujar Farhan Faturahman, Koordinator kelompok ini.

Kegiatan ini dilakukan bersama pihak desa dengan mengunjungi industri penggilingan padi dan beras yang berada di Dusun Cora, Desa Padaelo, Kec. Mattiro Bulu, Kab. Pinrang.

Selain itu, kegiatan edukasi yang diberikan dimulai dari membahas Covid-19 yaitu mengenai gejala klinis, cara penularan serta pencegahan yang dapat dilakukan untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini juga membahas pelaksanaan operasional pabrik sesuai dengan protokol kesehatan yang berdasarkan dari Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Corona Virus Disease 2019.

Juga berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07./MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Di Tempat Kerja Perkantoran Dan Industri Dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha Pada Situasi Pandemi.

Pada kegiatan ini juga mendemonstrasikan cara cuci tangan yang benar kepada pekerja industri serta etika bersin atau batuk.

Termasuk penggunaan masker yang baik dengan harapan pekerja dapat mempraktikkan dan membiasakan perilaku era new normal ini untuk menghentikan penyebaran Covid-19 terutama di tempat kerja. (*)