Cegah Penyebaran Omicron, Dishub Sulsel Perketat penerapan Prokes di Transportasi

Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan
H. Aruddini, Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan.

MAKASSAR—Varian baru covid-19 yang bernama omicron menjadi ancaman yang harus bisa diantisipasi penyebarannya sehingga semua pihak harus bergerak bersama salah satunya Dinas Perhubungan provinsi Sulawesi Selatan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sulsel H Aruddini mengaku, penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat menjadi salah satu langkah dalam menekan penyebaran varian omicron.

“Tetap kami melalui tim edukasi terus mensosialisasikan prokes 5 M yaitu, Memakai masker, Mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, Menjaga jarak, Menjauhi kerumunan, serta Membatasi mobilisasi dan interaksi,” imbuhnya, Senin (24/1/2022).

Ia menjelaskan perubahan perilaku pengguna jasa transportasi termasuk driver dalam menjalankan prokes yang menjadi yang utama.

“Lebih utama perubahan perilaku pengguna jasa transportasi termasuk driver dalam menerapkan prokes, ini yang kami terus tekankan termasuk tentunya bisa saja melakukan pemeriksaan di terminal maupun lainnya agar aturan prokes ini dijalankan,” jelasnya.

Lebih jauh ia mengaku upaya dalam mengendalikan mobilitas masyarakat terus dilakukan.

Berita Lainnya

“Sementara kita rancang pengurai arus transportasi yang tentu akan mengakomodir juga kebijakan pemerintah pertama berpangkal di Gowa, kedua di Maros dan ketiga di Batubassi, yang harapan kami dapat merekayasa satu jalur yang dari Maros yang selama ini bertumpu di arus bandara lama jalur bosowa bisa melewati Batubassi kemudian dari selatan bisa lewat takalar Barombong lego-lego atau limbung ke lego-lego,” paparnya.

Selain itu, Aru sapaan akrabnya menambahkan, masyarakat tidak boleh lengah karena covid-19 masih ada.

Lihat Juga:  Satgas Covid-19: Angka Kematian Akibat Corona Naik 18,9% dalam Sepekan

“Kita semua tidak boleh lengah karena covid-19 masih ada disekitar kita, tetap waspada dan tentunya kita berharap bersama agar virus berbahaya ini bisa segera hilang sehingga masyarakat bisa segera melaksanakan aktifitas seperti biasa,” tutupnya. (*)

Berita terkait