PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih MenganggurPEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya.🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692.Perang Hotel di Makassar Makin Panas, Artha Kencana Ganti Bendera Jadi Horison InnDari Balik Lapas Polewali, WBP Dibekali Jalan Baru Jadi Pekerja MigranAppi Siapkan Ranch Sapi di TPA Tamangapa, Akhiri Sapi Makan SampahNurma Ditahan, TS Dilepas: Kasus Dugaan Pengeroyokan di Tamalanrea DipertanyakanGedung Pemuda Toraja Utara Tak Lagi Sekadar Tempat Rapat, Kini Jadi Ruang Bisnis Anak MudaBupati Pangkep Bidik Ratusan Ribu Ton Garam, 700 Hektare Lahan Masih Menganggur
Makassar

Didampingi Danny Pomanto Tinjau Harga Pangan, Zulkifli Hasan: Harga Lebih Rendah!

565
×

Didampingi Danny Pomanto Tinjau Harga Pangan, Zulkifli Hasan: Harga Lebih Rendah!

Sebarkan artikel ini
Didampingi Danny Pomanto Tinjau Harga Pangan, Zulkifli Hasan: Harga Lebih Rendah!
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan peninjauan harga bahan pokok di Pasar Pa'baeng-baeng Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025).

MAKASSAR—Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan peninjauan harga bahan pokok di Pasar Pa’baeng-baeng Jl Sultan Alauddin, Kota Makassar, Jumat (17/1/2025).

Wali Kota Makassar Danny Pomanto tiba di Pasar Pa’baeng-baeng pada pukul 6.45 Wita, lebih awal dari Menko Zulkifli dan Menteri Budi Santoso.

Setibanya di Pasar Pa’baeng-baeng, Menko Zulkifli Hasan meninjau harga bahan pangan seperti ayam, telur, minyak goreng, beras, bawang, hingga beras.

“Saya bersama Menteri Perdagangan, Gubernur dan Wali Kota, tadi teman-teman semua sudah ngecek bareng-bareng harga-harga di sini ternyata di Kota Makassar lebih rendah dari kota-kota lain bahkan di Jawa,” kata Menko Zulkifli Hasan saat diwawancarai disela-sela kunjungannya.

“Tadi ayam Rp35 ribu perkilo ayam potong, terus telur 28 ribu, kalau beras stabil tidak turun tidak naik, beras medium Rp12.500, ada yang Rp12.900 ya,” tambahnya.

Dari hasil tinjauannya, Menko Zulkifli Hasan menilai harga pangan di Kota Makassar-Sulsel relatif stabil. Hanya saja ada beberapa komoditi yang mengalami perubahan harga, seperti cabai yang relatif turun.

“Cabai merah keriting sudah Rp35.000, masih agak tinggi sedikit tapi sudah sesuai HET. Itu cabai rawit Rp50 ribu-Rp60 ribu,” tuturnya.

Begitu pun harga bawang merah mengalami trend penurunan dikisaran Rp30 ribu per kilogram, dan bawang putih relatif stabil di angka Rp38 ribu sampai Rp40 ribu per kilogram.

Sedangkan minyak goreng dijual dikisaran harga Rp17 ribu per liter. Lebih tinggi dari HET.

“Ya kan harga HETnya Rp15.700 ya, ada juga yang Rp16.000 saya kira masih wajarya, apalagi ini Sulsel,” ucap Menko Zulkifli.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan harga bahan pokok di Kota Makassar relatif stabil, inflasi cukup terkendali.

Hal itu karena pemerintah kota telah melakukan berbagai intervensi melalui program stabilisasi harga pangan. Seperti Mini Distribution Center ‘Tokomoditi’ di Dinas Perdagangan.

“Program seperti ini merupakan salah satu upaya pemerintah kota di dalam pengendalian inflasi, dan menstabilkan harga pangan di masyarakat,” ungkap Danny Pomanto.

Selain itu, Food Security di Lorong Wisata dinilai cukup mampu menekan inflasi.

“Kita punya lorong itu bisa mengendalikan inflasi, kalau pak menteri tadi lihat kenapa cabai kami terkontrol itu dari dulu, karenq kita menanam cabai,” tutupnya. (*/4dv)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com