MAKASSAR—Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggelar evaluasi capaian program Bangga Kencana, di Kantor DPPKB Gedung Balai Kota Makassar, Kamis (16/5/2024).
Evaluasi dipimpin langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala DPPKB Kota Makassar, Syahruddin S.Sos.M.Adm. Pem., dengan dihadiri seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) dan penyuluh di Kota Makassar.
Dalam evaluasi tersebut, masing-masing Kepala Bidang memberikan laporan tentang capaian program Bangga Kencana.
Dilaporkan, peserta program KB aktif mencapai 99.067 akseptor, yang setara dengan 67,25% dari jumlah Pasangan Usia Subur (PUS) sebanyak 147.268.
Sementara itu, untuk peserta baru, terdapat 4.124 akseptor, yang mencapai 18,70% dari target 22.050 akseptor.
Plt. Kadis PPKB, Syahruddin menyatakan bahwa tujuan dari evaluasi dan monitoring program KKBPK adalah untuk memastikan kelangsungan dan efektivitas program KB di Kota Makassar.
“Melalui peningkatan jumlah peserta aktif dan baru, diharapkan dapat tercapai tujuan program tersebut untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan keluarga dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kadis PPKB Makassar yang akrab disapa Allu.
Untuk diketahui Program Bangga Kencana adalah program dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bertujuan untuk mewujudkan keluarga berkualitas dan mengatasi stunting di Indonesia. Program ini merupakan rebranding dari program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).
Beberapa strategi yang dilakukan dalam program Bangga Kencana, diantaranya: Memperkuat sistem informasi keluarga, Mengembangkan smart technology, Meningkatkan advokasi, Melakukan penyuluhan kepada masyarakat mengenai program Bangga Kencana dan alat kontrasepsi.
Program Bangga Kencana melibatkan berbagai kegiatan di masyarakat, seperti BKB, BKL, BKR, Posyandu, dan Faskes. (*/4dv)













