MAKASSAR—Dinas Kesehatan Kota Makassar mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap penggunaan kosmetik yang mengandung merkuri, yang marak ditemukan di pasaran. Pada Jumat (1/11/2024), Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, menegaskan bahwa merkuri adalah ancaman serius bagi kesehatan.
“Merkuri adalah logam berat beracun yang dapat merusak berbagai sistem tubuh. Penggunaannya dalam kosmetik, seperti krim pencerah kulit, telah dilarang di banyak negara,” ujar dr. Nursaidah.
Berbagai risiko kesehatan terkait produk berbahan merkuri pun dijelaskan secara rinci. Merkuri dapat menyebabkan iritasi dan perubahan permanen pada kulit, hingga kerusakan ginjal dan sistem saraf akibat paparan jangka panjang. Ibu hamil juga harus ekstra hati-hati, karena merkuri berisiko mengganggu perkembangan otak dan saraf janin.
Lebih dari itu, efek merkuri pada tubuh mencakup gejala seperti tremor, sakit kepala, kelelahan, hingga gangguan hormon dan reproduksi.
“Paparan merkuri tidak hanya merugikan pengguna, tetapi juga dapat berdampak pada keluarga dan lingkungan mereka,” tambahnya.
Nursaidah mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih produk kecantikan.
“Gunakan produk yang sudah memiliki izin dari BPOM dan selalu periksa label kandungan. Jangan mudah tergiur oleh janji hasil instan,” pesannya.
Dengan kesadaran dan kehati-hatian, masyarakat dapat terhindar dari risiko kesehatan akibat merkuri. Jaga kesehatan dan pilih produk kecantikan yang aman! (*/4dv)













