PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya • PEMBERITAHUAN: Email redaksi redaksi@mediasulsel.com sementara mengalami gangguan. Untuk sementara, seluruh keperluan korespondensi redaksi, termasuk rilis berita dan artikel opini, dapat dikirim ke Sulselmedia@gmail.com. Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya. • 🏥 Klinik Utama Aktiv Energi Physio kini hadir di Makassar • Konsultasi Dokter Umum & Spesialis Saraf • Fisioterapi • Okupasi Terapi • Terapi Wicara • Private Gym • 📍 Jl. AP Pettarani No. 18F Makassar • 🕘 Senin–Sabtu, 09.00–16.00 WITA • ☎️ Reservasi: 0821-8927-9692. • Kisah Mahasiswa Makassar Jadi Ojol Maxim Untuk Biayai Kuliah • Ketika Media Online Menjadi Ruang Bullying bagi Mahasiswa • FH Unhas Jadi Fakultas Pertama Susun Skema Sertifikasi Kompetensi • Urgensi Industrialisasi Pangan di Sulawesi Selatan • Seminar Parenting SDIT Cipta Insani Depok Tekankan Pentingnya Kehadiran Orang Tua • Ekonomi Makassar Tumbuh 7,04 Persen, DPRD Soroti Jalan Rusak hingga Layanan RS Daya •
Sulsel

Dishub Sulsel & Tim Gabungan Dapat Apresiasi Kinerja dari Plt Gubernur Soal Aturan Larangan Mudik

656
×

Dishub Sulsel & Tim Gabungan Dapat Apresiasi Kinerja dari Plt Gubernur Soal Aturan Larangan Mudik

Sebarkan artikel ini
Dishub Sulsel bersama Tim gabungan
Kadishub Sulsel, Muhammad Arafah bersama tim gabungan saat meninjau posko penyekatan larangan mudik lebaran, belum lama ini.

MAKASSAR—Pasca Pemerintah mengeluarkan aturan untuk pelarangan mudik sejak tanggal 6-17 Mei 2021. Guna mencegah penularan Covid-19. Dan pengecualian khusus di wilayah aglomerasi, yakni Mamminasata (Makassar, Maros, Sungguminasa/Gowa, dan Takalar). Seluruh tim gabungan bekerja secara maksimal dan Kepatuhan masyarakat di Sulsel dalam mentaati aturan ini sangat baik.

Plt Gubernur Sulsel mengaku telah mendapat laporan dari Kepala Dinas perhubungan sulsel dan Kepala Badan Kesbang pol sulsel, Dimana kepatuhan masyarakat cukup baik.

“Alhamdulillah, kondisi kepatuhan masyarakat cukup baik terhadap aturan larangan mudik,” kata Andi Sudirman, Minggu, 8 Mei 2021.

Ia Juga mengapresiasi kepatuhan masyarakat di Sulsel dalam mentaati aturan larangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 M.

“Jadi tim gabungan melakukan pemantauan dan monitoring langsung dan sejauh ini masyarakat sulsel mentaati aturan larangan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri,” tuturnya.

Andi Sudirman berharap, dengan pola pengamanan yang diberlakukan pemerintah atas aturan larangan mudik ini, bisa membantu menekan penyebaran Covid-19 di Sulsel. Ia pun meminta masyarakat untuk tetap bersabar dan senantiasa disiplin dalam mengikuti aturan pemerintah.

“Dengan kepatuhan masyarakat, tentu kita menginginkan tidak lain agar keluarga kita yang berada di kampung tetap terjaga kondisi kesehatannya. Demikian pula dengan kita yang berada di luar dari wilayah perbatasan tersebut,” harapnya.

Pemantauan ini dilakukan bersama Dirlantas Polda Sulsel, Dir Binmas Polda Sulsel, Kadis Perhubungan Sulsel, Kasatpol PP Sulsel di beberapa titik perbatasan. Diantaranya perbatasan Makassar-Gowa (Mallengkeri), kawasan rekreasi di Tinggi Moncong (Malino), dan di Kecamatan Tombolo Pao perbatasan Sinjai Barat.

“Hasil pemantauan/monitoring wilayah aglomerasi Gowa sampai di perbatasan Sinjai sampai saat ini, posko perbatasan berlangsung terpadu bersama unsur-unsur Pemkab Gowa maupun Pemkab Sinjai (Dinkes, Satpol PP & Dishub), Polres dan Kodim,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sulsel Muhammad Arafah Mengaku Tim gabungan terus bekerja maksimal untuk memastikan penyekatan wilayah larangan mudik berjalan lancar.

“Kami terus bekerja maksimal dilapangan dan alhamdulillah masyarakat sangat mengerti dengan adanya larangan mudik ini,” ungkapnya.

Ia menambahkan Personel Dinas perhubungan sulsel yang diturunkan dalam melakukan penyekatan sebanyak 400 orang.

“Estimasi personel yang diturunkan adalah Dinas Perhubungan Sulsel sekitar 400-an petugas, Dinas Perhubungan kabupaten/kota se Sulsel 2400 orang, dan aparat TNI/Polri 3200 orang,” pungkasnya. (*)

Polling Mediasulsel

Menurut Anda, masalah yang paling perlu diprioritaskan pemerintah saat ini adalah...

Konten dilindungi © Mediasulsel.com