Diskominfo SP Maksimalkan Pengembangan TIK Pemprov Sulsel

MAKASSAR – Memaksimalkan penyelenggaraan dan implementaai teknologi informasi komunikasi (TIK), Dinas Komunikasi,  Informasi Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) Provinsi Sulsel, melakukan pertemuan dengan perwakilan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), Lingkup Pemerintah Provinsi sulsel, dikantor Gubernur Sulsel (6-3-19).

Kepala Bidang Layanan e-Government Diskominfo-SP Provinsi Sulsel, Lukmanuddin,mengatakan pertemuan ini untuk menyatukan pandangan dan persepsi pengembangan TIK lima tahun kedepan,termasuk dalam pengaturan bandwidth,serta pembuatan dan pengelolaan aplikasi layanan publik pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD), Lingkup pemerintah Provinsi Sulsel.

“Implementasi penyelenggaraan TIK pemerintah Provinsi Sulsel, mengacu pada master plan atau road yang telah dibuat Diskominfo -SP provinsi Sulsel, untuk lima tahun kedepan, dan pertemuan ini dilakukan, untuk menyatukan pandangan serta mendapatkan masukan dari setiap OPD,ungkap Lukman.

“Pada petermuan ini menghadirkan Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUP), dengan membahas dua agenda utama yaitu pertama surat edaran Gubernur Sulsel serta pembentukan tim koordinasi TIK provinsi Sulsel,” Lanjutnya.

Lukmanuddin lebih jauh mengatakan, Pengembangan TIK pemerintah Provinsi Sulsel kedepannya akan dilakukan pembangunan Fiber optik (FO) disetiap OPD termasuk rumah sakit yang terkoneksi lansung.

“Pembangunan FO disetiap OPD maupun rumah sakit yang terkoneksi lansung dengan data center akan memudahkan integrasi baik jaringan maupun sistem,sehingga pegawai bisa lebih mudah mengaksesnya,” Pungkasnya.

Berita Lainnya

“Penyatuan bandwidth untuk setiap opd lingkup pemerintah Provinsi Sulsel juga akan dilakukan mulai tanggal 1 juli dan dipusatkan diDiskomimfo-SP Provinsi Sulsel,” tegasnya.

Setiap OPD yang sudah mengangarkan pembuatan situs,website dan aplikasi harus dikoordinasikan dengan tim perencanaan dan arsitektur TIK dan harus mendapatkan rekomendasi, karena menjadi persyaratan dalam pencairan kegiatan itu, termasuk pembuatannya harus mengacu pada standarisasi yang telah dibuat Diskominfo-SP Provinsi Sulsel,” Tutupnya. [*]

Berita Terkait