Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Andi Arwin Azis
Andi Arwin Azis, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. (Foto: Dok)

MAKASSAR—Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel Andi Arwin Azis, menjelaskan progres pembangunan stadion Mattoangin, Rabu (10/2/2021).

Arwin mengaku saat ini Dispora Sulsel telah menyelesaikan langkah-langkah dalam mewujudkan program prioritas Gubenur Sulsel yakni Pembangunan Stadion Mattoanging.

Adapun langkah-langkah yang dimaksud Arwin yakni telah menyelesaikan penyusunan sejumlah dokumen seperti, dekomen Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL), Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), melakukan penandatanganan Kontrak Detail Engineering Design (DED) dan Manajemen Konstruksi (MK).

“Dispora Sulsel sudah melakukan langkah-langkah terhadap pembangunan stadion ini, meskipun di tahun ini belum ada fisik terlihat, bukan berarti belum ada realisasi terhadap pembangunan stadion ini, kami sudah menyusun persiapan persiapan dan langkah-langkah menuju ke lelang Kontruksi,” ungkap Arwin.

Pembangun Stadion Mattoanging nantinya akan menghabiskan anggaran sebesar 1.1 triliun, Arwin mengaku Pembangunan Stadion Mattoanging telah disiapkan sejak 2019 lalu.

Namun, kata Arwin, anggaran sebesar Rp1, 1 triliun ini bisa saja bertambah mengingat proyek ini dihadirkan sebagai sarana dan prasarana olahraga prestisius di Sulsel.

“Anggarannya telah disiapkan, untuk keseluruhan itu Rp1, 1 triliun, namun ini bisa saja bertambah ya,” ungkapnya.

Saat ini, pembangunan Stadion Mattoanging telah menghabiskan anggaran sekitar Rp30 miliar untuk sampai ke tahap Lelang Manajemen Kontruksi.

Secara rinci anggaran yang telah dihabiskan dalam pembangunan stadion Mattoanging hingga saat ini antara lain penyusunan Amdal sebesar Rp26 juta, Andalalin Rp250 juta, Audit konstruksi Rp119 juta, MK Rp375 juta serta penyusunan DED sebesar Rp20,7 miliar.

“adapun saat ini yang anggaran yang kita pakai yakni untuk Amdal sebesar Rp26 juta, Andalalin Rp250 juta, Audit konstruksi Rp119 juta, MK Rp375 juta serta penyusunan DED sebesar Rp20,7 miliar,” pungkasnya. (*)