MAKASSAR – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi Triwulan II tahun 2020, sebesar Rp 3,7 Triliun, nilai ini mengalami kenaikan dibanding triwulan I sebesar Rp 977 miliar.
Total keseluruhan Investasi dari periode Januari -Juni Rp 4,7 Triliun.
Melihat pertumbuhan investasi di triwulan II, Kepala Dinas PMDPTSP Jayadi Nas mengungkapkan bahwa secara umum investasi ditengah pandemi Covid-19 bertumbuh cukup baik, karena terjadi peningkatan dibanding triwulan I periode Januari-Maret.
Jayadi menyebutkan dari total investasi Rp 3,7 triliun didapat dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 582 Miliar dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) nilai Rp 3,165 Triliun.
“Melihat nilainya ini, PMA agak sedikit menurun sedangkan PMDN meningkat. Biasanya itu, PMA yang naik. Artinya menunjukkan bahwa nilainya ini fluktuatif,”kata Jayadi, saat Presconference Realisasi investasi, Rabu (29/7)
Ada enam sektor usaha yang dominan dari triwulan II yaitu Sektor Transportasi, Rp. 1,095. Triliun (29%), sektor Konstruksi Rp. 671,8 Milyar (17%), Sektor Listrik, Gas dan Air Rp. 627,6 Milyar (16%), Sektor Pertambangan Rp. 534,7 Milyar (14%), Sektor Hotel dan Restoran Rp. 262,455 Milyar(6%6) dan Sektor Lainnya Rp. 555,5 Milyar (18%).
Menurutnya secara umum, bukan hanya di Indonesia saja masalah ekonomi tapi seluruh dunia juga mengalami perlambatan, namun di Sulsel PMA dengan PMDN tetap bertumbuh.
“Kami berharap ini, dapat menggenjot potensi investasi dengan memanfaatkan potensi lokal,”ungkapnya
Ia menyebutkan, walaupun ada pembatasan dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona, namun pemerintah setempat tidak menutup ruang bagi investor yang melirik potensi investasi di Sulsel.
Jayadi menjelaskan, pihaknya menggenjot nilai investasi Sulsel yakni dengan tetap fokus menjaga hubungan kemitraan dengan para investor. Termasuk dalam mempromosikan sejumlah potensi investasi baru di Sulsel untuk menggaet investor baru.
“Sesuai komitmen kita, untuk memperkenalkan Sulsel sebagai daerah ramah investasi. Bagaimana kita memberi kemudahan dalam proses administrasi bagi pelaku usaha,” ungkapnya.
Untuk kabupaten/kota yang masuk dalam daftar Enam (6) besar nilai realisasi investasi Triwulan II Tahun 2020 (PMDN dan PMA) adalah Kota Makassar dengan nilai Rp. 2,214 Triliun, Kemudian Luwu Timur Rp. 527,3 Milyar, Kabupaten Tana Toraja Rp. 439,1 Milyar kemudian, Kabupaten Gowa 177,7 Milyar, Sidrap dengan nilai Rp.123,4 Milyar. [*]







