MAKASSAR—Ribuan warga memadati Lapangan Karebosi pada Selasa malam (2/9/2025) dalam acara doa bersama bertajuk “Doa Bersama untuk Makassar” dengan tema #JagaMakassarTa’. Kegiatan ini diinisiasi Pemerintah Kota Makassar sebagai wujud kepedulian atas peristiwa kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Acara diawali Salat Isya berjamaah, dilanjutkan tausiah oleh Ustaz Das’ad Latif. Dalam tausiahnya, ia mengajak seluruh warga Makassar untuk merajut kembali persatuan dan menjadikan doa bersama ini sebagai momentum kebangkitan menuju kota yang damai dan sejahtera.
Wali Kota Makassar, H. Munafri Arifuddin, S.H., dalam sambutannya menyampaikan duka atas kerusuhan yang melanda kota. Ia mengajak masyarakat tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah, serta menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat kepolisian.
“Makassar ini bukan sekadar kota, tetapi rumah tempat kita hidup, mencari nafkah, dan membesarkan anak-anak kita. Tidak ada yang boleh melukai atau menodai kota ini. Kita semua wajib menjaganya bersama-sama,” tegas Munafri.
Acara ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Hj. Aliyah Mustika Ilham, S.E., MAP, Wali Kota Makassar periode 2004–2014 Dr. Ir. H. Ilham Arif Sirajuddin, M.M., Ketua DPRD Kota Makassar Supratman, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., serta jajaran Forkopimda.
Ketua DPD KNPI Kota Makassar, Muhammad Ikram, selaku ketua panitia, menyebut kegiatan ini merupakan wujud solidaritas pemuda terhadap kondisi Makassar. “Kami berharap doa bersama ini menjadi titik awal pemulihan agar Makassar kembali aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Momen kebersamaan semakin khidmat dengan pembacaan deklarasi damai oleh tokoh lintas agama. Para pemuka Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Konghucu memimpin doa secara bergantian, meneguhkan komitmen menjaga persatuan, merawat kemajemukan, dan memperkuat solidaritas sosial.
Suasana haru menyelimuti Karebosi ketika doa dari berbagai keyakinan bergema serentak. Doa bersama ditutup dengan ajakan agar seluruh masyarakat menjaga persaudaraan dan menjadikan Makassar sebagai rumah yang aman dan nyaman bagi semua. (Ar5/Ag4ys)


















