Dr Hj Ihyani Malik S.Sos, M.Si. (kanan).
Dr Hj Ihyani Malik S.Sos, M.Si. (kanan).

MAKASSAR – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik pada Wisuda ke-68 dan Milad ke-56 Unismuh Makassar akan mewisuda 91 alumni terdiri dari 61 sarjana ilmu administrasi serta 30 sarjana ilmu pemerintahan, pada acara wisuda Sabtu(27/7/2019).

Sebelum puncak acara wisuda, para sarjana baru dan civitas akademika Fisip Unismuh Makasar menggelar malam ramah tamah pada Kamis (25/7/2019) di Hotel Remcy Panakkukang Makassar.

Dekan Fisip Unismuh Makassar, Dr.Hj. Ihyani Malik, S.Sos, M.Si pada kesempatan itu berpesan agar para alumni ini menjaga nama baik almamater di tengah masyarakat.

Para calon wisudawan ke-68 ini patut bersyukur, karena masuk jadi mahasiswa dan berproses secara akademik dan keluar jadi alumni pada dua prodi administrasi negara dan ilmu pemerintahan dengan akreditasi prodi nilai A dari BAN-PT.

Alumni kedua prodi itu peserta malam ramah tamah ini, harus senantiasa menjaga kualitas akreditasi itu, dengan menunjukkan kepantasan kemampuan diri pada level akreditasi A itu, tegas doktor adinistrasi publik PPs-UNM ini.

‘’Ananda memilih lanjut studi di Fisip Unismuh Makassar patut bersyukur, karena dua prodi dengan status akreditasi A tidak banyak di Unismuh Makassar, dua di antara sedikit akreditasi A itu, ada di Fisip Unismuh Makassar ini,” ungkap alumni S1 Administrasi Fisip Unismuh Makassar ini.

Turut hadir pada acara ramah tamah ini, Wakil Rektor III Unismuh Makassar yang juga alumni S1 Fisip Unismuh Makassar. Ketua DPP IKA Unismuh Makassar, Drs.H. Kamaruddin Moha, M.Pd.

Wakil Dekan II, Andi Luhur Prianto,S,Ip, M.Si, Wakil Dekan III, Dr.Samsir Rahim, S.Sos, M.Si dan Wakil Dekan IV, M. Amin Umar, S.Ag, M.Pd.I. Ketua Prodi S2 Administrasi Publik PPs-Unismuh, Dr. Hj. Fatmawati, M.Si

Ketua dan Sekretraris Prodi serta para dosen dan pegawai dan mahasiswa Fisip Unismuh.

Diantara 91 alumni yang akan diwisuda, ada enam wisudawan terbaik dari prodi administrasi negara, Asrini HS, SriWahyuni, Andi Sarinah. Prodi Ilmu Pemerintahan, Ahmad, Nur Rahman dan Dewi Sagita. (ruf/c/shar)